WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 39 pelajar SMA di Kalimantan Selatan mengikuti Festival Permainan Tradisional Balogo 2023 yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel.
Festival ini dimaksudkan, agar para generasi muda turut rangka melestarikan salah satu permainan yang berasal dari Kalsel.
Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi kalimantan selatan, Muhammadun melalui kepala Bidang kebudayaan, Raudati Hildayati mengungkapkan kegiatan ini menjadi salah satu wadah dari antusias masyarakat kalsel yang ingin terus melestarikan permainan tradisional dari banua kita.
“Permainan Balogo menjadi salah satu permainan tradisional yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi,” ucapnya, Banjarmasin, Kamis (7/12/2023).
Ia menerangkan Permainan Balogo ini banyak memiliki arti diantanyara menanamkan nilai-nilai budaya yaitu kejujuran, tidak egois, Kerjasama, sikap kerja keras dan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan persoalan.
Baca juga: Perdana, RSUD Ulin Lakukan Proctoship/Workshop Operasi Bedah Jantung pada Anak
Hilda mengatakan dalam melestarikan peninggalan orang tua kita dahulu tanpa kerja keras dari orang banua sendiri, maka mustahil kebudayaan ini dapat maju dan berkembang di tengah arus globalisasi dunia seperti yang terjadi sekarang ini.
Untuk itu, dalam hal pelestarian kebudayaan banua, pihaknya berkomitmen untuk terus bergerak mengusung seni dan menjunjung budaya, serta menjaga karya-karya budaya yang sudah mulai dilupakan bahkan ditinggalkan.

