WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Warga Kabupaten Banjar dan para pengedara yang melintas di wilayah hukum Polres Banjar agar bersiap-siap untuk mematuhi aturan lalu lintas. Di wilayah Kabupaten Banjar tidak lama lagi akan dipasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Polda Kalsel dan Polres Banjar bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar melalui bidang Lalu Lintas Perhubungan Darat melakukan Rapat membahas Hibah Implementasi ETLE ke Polda Kalimantan Selatan, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Rabu (29/11/2023). ETLE adalah sistem penegakan hukum lalu lintas elektronik yang menggunakan teknologi untuk mendeteksi dan merekam pelanggaran lalu lintas secara otomatis. Sistem ini mempergunakan kamera yang aktif selama 24 jam non stop untuk memantau dan menangkap gambar secara otomatis setiap kali terjadi pelanggaran lalu lintas di ruas jalan. Bukti elektronik tersebut dianggap sah dan dapat digunakan sebagai dasar untuk mengeluarkan sanksi seperti tilang atau surat peringatan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran. Nanti ETLE akan menargetkan pelanggaran yaitu : 1. Pelanggaran marka jalan dan rambu jalan 2. Pelanggaran batas kecepatan kendaraan 3. Kelebihan daya angkut dan dimensi 4. Menerobos lampu merah 5. Melawan arus 6. Tidak menggunakan helm 7. Tidak menggunakan sabuk keselamatan 8. Menggunakan ponsel saat berkendara 9. Berboncengan lebih dari 3 orang 10. Menggunakan plat nomor palsu 11. Tidak menyalakan lampu di siang hari untuk motor Hadir beberapa instansi terkait seperti Polres Banjar, Bagian Hukum Kab Banjar, BPKPAD, Unit Inspektorat, Sekretaris Daerah yang diwakili Kasubag A PP serta dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar I Gusti Nyoman Yudiana. Salah satu kesepakatan yang di sudah disetujui bahwa Hibah akan tetap dilaksanakan ke Polda Kalimantan Selatan. Rapat lanjutan dilaksanakan pada 30 November 2023 bertempat di Polda Kalsel mendapatkan beberapa saran dan tindaklanjutnya berupa koordinasi dan persiapan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Dinas Perhubungan akan terus melaksanakan koordinasi dengan pihak terkait dan diharapkan agar ETLE ini segera terealisasi demi menekan angka kecelakaan yang terjadi khususnya di wilayah Kabupaten Banjar. (ernawati) Editor: Erna Djedi