Ratusan Warga Etnis Rohingya Terdampar di Pesisir Pantai Pidie Aceh

    WARTABANJAR.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 341 warga etnis Rohingya
    terdampar terdampar di tepi Pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie dan tepi Pantai Pasi Berandeh, Gampong Kulee, Kecamatan Batee, Pidie.

    Ratusan warga yang berlayar dari Myanmar itu, datang dalam dua hari berturut-turut.

    Pertama pada Selasa (14/11/2023), etnis Rohingya yang tiba menggunakan kapal berjumlah 194 orang.

    Mereka terdampar di tepi Pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie.

    Sehari kemudian, Rabu (15/11) sore, sebanyak 147 imigran Rohingya terdampar di tepi Pantai Pasi Berandeh, Gampong Kulee, Kecamatan Batee, Pidie, sekira pukul 17.10 WIB.

    “Berdasarkan data yang kami terima, jumlah imigran Rohingya di Batee berjumlah 147 orang,” ujar Camat Batee, Ihsan.

    Dari jumlah tersebut, terdiri 46 laki-laki dewasa, 57 perempuan dewasa dan 44 anak maupun masih usia balita.

    “Untuk kebutuhan air dan makanan sebagian dibantu warga. IOM dan UNHCR telah mendata jumlah Rohingya yang terdampar di Batee,” jelasnya.

    Sekretaris Panglima Laot Pidie, Marfian, menyebutkan imigran yang terdampar di Batee tidak ada yang kabur.

    Sebab, saat warga bersama Abut Laot Lhot Batee melihat ada kapal kayu merapat, warga langsung membuat barisan.

    “Saat ini, imigran yang terdampar di Batee telah diangkut dengan truk ke Kamp Mina Raya Padang Tiji,” ungkapnya.

    Seperti diketahui, sehari sebelumnya atau Selasa (14/11/2023), imigran Rohingya asal Negara Myanmar berjumlah 194 orang terdampar di tepi pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie.

    Baca Juga :   Jurnalis Pria Asal Palu Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel di Jakarta, Baru Sehari Tiba

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI