Coach Indra juga mengingatkan bahwa dirinya tidak ingin ada perbedaan status antara pemain lokal dan keturunan di Timnas Indonesia U-17.
Menurutnya, semua pemain punya status sama, yakni pemain Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, dalam skuad Timnas Indonesia U-17, ada tiga pemain dengan darah campuran. Tiga pemain itu adalah Ji Da Bin (Indonesia-Korea Selatan), Welber Jardim (Indonesia-Brasil), dan Amar Brkic (Indonesia-Jerman).
Dari tiga pemain tersebut, dua pemain berstatus diaspora. Amar Brkic bermain untuk TSG Hoffenheim di Jerman. Welber Jardim bermain untuk Sao Paolo di Brasil.
Dulu, publik sering membedakan antara pemain lokal dengan pemain naturalisasi. Belakangan, istilah itu berkembang. Kini, muncul istilah pemain keturunan dan pemain diaspora.
“Saya tidak mau membeda-bedakan pemain seperti itu. Jangan lagi gunakan bahasa pemain keturunan. Kalau mereka sudah punya paspor Indonesia, jangan lagi diberi embel-embel dia pemain keturunan. Dia punya hak untuk membela Indonesia. Dia pemain Timnas Indonesia,” tegas Coach Indra.(atoe)
Editor Restu







