WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Jenazah Guru Khatim dikebumikan di alkah Muhibbin 1, Jalan Pendidikan Gang Madrasah pada Senin (23/10/2023) atau 8 Rabiul Akhir 1445 Hijriyah tepat saat adzan dzuhur dikumandangkan. Ribuan pelayat dan cuaca cerah mengiringi pemakaman almarhum Guru Hatim. Daerah kediaman Almarhum yang terletak di Gang Madrasah pun dipadati oleh masyarakat yang menyampaikan bela sungkawa sejak Minggu (22/10/2023) malam. Proses pemakaman dipimpin oleh Guru KH Muhammad Wildan Samman dan Guru KH Sa'duddin Salman mulai dari pembacaan yasin hingga talaqin. [caption id="attachment_190498" align="aligncenter" width="300"] Kapolda Kalsel, Irjen Andi Rian Djajadi menghadiri pemakaman Guru Hatim. (wartabanjar.com - Nurul Octaviani)[/caption] Pihak keluarga juga menyampaikan permohonan maaf apabila almarhum ada kesalahan dan apabila ada urusan utang pitung, bisa menyelesaikannya ke pihak keluarga. Pemakaman beliau pun dihadiri oleh ribuan pelayat dari berbagai kalangan mulai dari santri, masyarakat Kabupaten Banjar hingga para pejabat seperti Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djadjadi, Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat, Bupati Banjar H Saidi Mansyur beserta Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar HM Hilman dan pejabat lainnya. Baca juga: Prabowo Mulus! MK Tolak Uji Materi Usia Capres Maksimal 70 Tahun Terlihat juga jejeran papan karangan bunga dari berbagai pihak di area pemakaman hingga kediaman almarhum. "Hari ini Alhamdulillah pemakaman beliau lancar sampai selesai," ujar Fauzan Asniah, Sekretaris MUI Kabupaten Banjar yang mewakili pihak keluarga. Fauzan Asniah juga mengungkap beberapa pejabat yang hadir mengantar jenazah beliau ke liang lahat, seperti Kapolda Kalsel. "Kita dikagetkan dengan berita duka tadi malam. Saya hadir untuk berbelasungkawa dan turut berdukacita atas kepulangan beliau. Saya baru bertemu beliau dua kali saat berada di Kalsel dan almarhum orang yang welcome dan menyenangkan, saat bertemu beliau orangnya ceria, murah senyum dan suka bercanda," ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi. Di samping itu, Syaifullah Tamliha terbang langsung dari Jakarta dan hadir di acara pemakaman beliau. Syaifullah Tamliha pun mengenang almarhum Guru Hatim sebagai sosok cendikiawan. "Almarhum Guru Hatim ini mewarisi (ilmu dan sifat) orang tua beliau. Beliau pernah aktif sebagai Wakil kepala daerah, aktif juga di pengadilan agama dan nahdatul ulama. Pengabdian beliau untuk bangsa dan umat luar biasa. Semoga amal baik beliau diterima oleh Allah Subhanahuwata'ala dan masuk surga tanpa hisab," ujar Syaifullah Tamliha kepada beberapa awak media. (nurul octaviani) Editor: Erna Djedi