Kabar Terbaru Bocah Diduga Tenggelam di Siring Menara Pandang, Proses Pencarian Masih Dilakukan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kabar terbaru pencarian bocah hilang diduga tenggelam di Sungai Martapura, tepatnya di Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean.
Bocah berinisial H berusia 8 tahun tersebut dikabarkan tenggelam kemarin, Kamis (19/10/2023) malam.
Hingga, Jumat (20/10/2023) pagi ini H belum juga ditemukan, keluarga serta sejumlah relawan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi diduga ia tenggelam di Sungai Martapura dekat dermaga Pasar Terapung di Siring Menara Pandang, Kelurahan Kampung Gedang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Saat proses pencarian kemarin malam, berdasarkan pantauan jurnalis wartabanjar.com, tampak banyak warga, relawan emergency, kepolisian juga keluarga terduga korban, sedang melakukan upaya pencarian.
[caption id="attachment_189940" align="alignnone" width="300"]
Warga berkumpul di sekitar lokasi bocah H (8) diduga tenggelam di Sungai Martapura dekat dermaga Pasar Terapung, Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin, Kamis (19/10/2023) malam. Foto: Wartabanjar.com/Iqnatius[/caption]
Informasi dihimpun, H adalah warga Jalan Aes Nasution, Gang Musyawarah, Kelurahan Kampung Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Menurut penuturan keluarga korban, Muhyi, masih belum dapat dipastikan apakah bocah tersebut tenggelam atau tidak namun hingga saat ini H masih belum diketahui keberadaannya.
Dicari ditempat keluarga yang lain pun tidak ada.
“Informasinya itu ada yang melihat tadi sore mandi di siring sini bersama teman-temannya,” tutur Muhyi, kepada wartabanjar.com di lokasi kejadian.
“Sampai sekarang masih belum ada pulang,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Muhyi mengatakan, menurut informasi yang didapat dari teman H, ia ada melihat H ini sedang mandi di siring bersama temannya yang lain.
“Tapi saat dicari sekitar jam 6 tadi sore, cuma ada baju H saja yang ditemukan di siring ini. Temannya itu tadi melihat sekitar jam setengah 4, saat dia ingin menonton lomba dayung di Siring Menara Pandang,” sambungnya.
Muhyi memaparkan, pihaknya sudah melakukan upaya pencarian ke tempat keluarganya yang lain, namun masih belum ditemukan.
“Sudah kami cari ke semua tempat keluarga, tapi masih belum ketemu, dan juga tidak ada yang tahu keberadaannya,” pungkasnya. (Iqnatius/m ahdiannoor)
Editor: Yayu
Warga berkumpul di sekitar lokasi bocah H (8) diduga tenggelam di Sungai Martapura dekat dermaga Pasar Terapung, Siring Menara Pandang, Jalan Kapten Pierre Tendean, Banjarmasin, Kamis (19/10/2023) malam. Foto: Wartabanjar.com/Iqnatius[/caption]
Informasi dihimpun, H adalah warga Jalan Aes Nasution, Gang Musyawarah, Kelurahan Kampung Gadang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Menurut penuturan keluarga korban, Muhyi, masih belum dapat dipastikan apakah bocah tersebut tenggelam atau tidak namun hingga saat ini H masih belum diketahui keberadaannya.
Dicari ditempat keluarga yang lain pun tidak ada.
“Informasinya itu ada yang melihat tadi sore mandi di siring sini bersama teman-temannya,” tutur Muhyi, kepada wartabanjar.com di lokasi kejadian.
“Sampai sekarang masih belum ada pulang,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Muhyi mengatakan, menurut informasi yang didapat dari teman H, ia ada melihat H ini sedang mandi di siring bersama temannya yang lain.
“Tapi saat dicari sekitar jam 6 tadi sore, cuma ada baju H saja yang ditemukan di siring ini. Temannya itu tadi melihat sekitar jam setengah 4, saat dia ingin menonton lomba dayung di Siring Menara Pandang,” sambungnya.
Muhyi memaparkan, pihaknya sudah melakukan upaya pencarian ke tempat keluarganya yang lain, namun masih belum ditemukan.
“Sudah kami cari ke semua tempat keluarga, tapi masih belum ketemu, dan juga tidak ada yang tahu keberadaannya,” pungkasnya. (Iqnatius/m ahdiannoor)
Editor: Yayu