Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr. M. Ramadhan di sela-sela membuka kegiatan menjelaskan Banjarmasin sebagai kota trendsetter harus selalu waspada dan siaga dengan wabah penyakit KLB.
Ia juga mengusulkan ke depannya pemeriksaan-pemeriksaan laboratorium tidak hanya di BTKL (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan) dan di pusat lagi, sehingga cepat untuk mengambil tindakan.
Kegiatan Koordinasi dan Evaluasi Tim KLB Kota Banjarmasin diikuti 62 orang peserta yang terdiri dari 54 orang dari kepala puskesmas dan pengelola surveilan puskesmas dan juga 8 orang surveilan rumah sakit se Kota Banjarmasin. (berbagai sumber)
Editor: Yayu