WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Seorang pedagang kembang tahu berhasil ditipu oleh pelaku penipuan modus hipnotis melalui sambungan telepon.

Untungnya, pedagang kembang tahu tersebut berhasil disadarkan oleh pedagang pulsa yang merasa curiga.

Namun demikian, si penipu sempat berhasil memperdaya pedagang tahu yang tidak diketahui namanya itu, dengan mendapatkan transferan uang sebesar Rp150 ribu.

Dikutip dari Update Info Jakarta, pedagang kembang tahu itu biasa berkeliling di sekitar Cipete, Cilandak, Jaksel terhipnotis lewat telpon.

Pelaku mengaku pengirim paket namun dalam perjalanan mengantar paket ditilang polisi.

Korban kemudian mendapat telepon dari pelaku yang mengaku sebagai pengirim barang.

Pelaku pengirim barang ini kemudian menyerahkan telepon kepada polisi yang disebutnya telah menilang dirinya.

Polisi tersebut kemmudian berbicara dengan si pria pedagang tahu menyatakan akan membantu melepaskan petugas pengirim paket dengan syarat ada uang damai.

Si pelaku juga mewanti-wanti agar tidak bercerita kepada siapapun jika ingin barang paketnya sampai ke pada dirinya.

Pedagang tahu pun percaya dan diduga sudah terpengaruh hipnotis, akhirnya menuruti keinginan para pelaku.

Korban kemudian mentransfer uang sebesar Rp150 ribu melalui sebuah kios poin yang menjual pulsa dan barang kelotong.

Merasa korbannya sudah terpengaruh, para pelaku kemudian meminta uang tambahan karena uang Rp150 ribu tersebut belum cukup.

Pedagan kembang tahu ini pun seperti sudah kehilangan akal mau saja menurut perintah para pelaku penipuan.

Pedagang kembang tahu ini kembali ke toko ponsel untuk mentransfer uang.

Pedagan tahu ini menyerahkan uang Rp100 ribu dan beberapa lembar uang pecahan 50 ribuan kepada perempuan pemilik ponsel untuk ditransfer.

Sambil menyerahkan uang, tangan pedagang kembang tahu ini tidak lepas dari telepon dengan posisi masih menempel di telinga mengikuti arahan si penipu.

Rupanya, pemilik ponsel, seorang perempuan, merasa curiga melihat tingkah pedagang kembang tahu seperti orang kebingungan.

Pemilik ponsel makin curiga saat mengetahui rekening yang akan dikirimi uang adalah rekening yang sama dengan sebelumnya.