WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Program Lazis Assalam Fil Aalamin selain meningkatkan menurunkan angka stunting dan memberantas kemiskinan ekstrem, juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dalam rangka kaderisasi dan percepatan SDM di pondok pesantren, Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) membuka beasiswa studi di Universitas Negeri di Turki.

“Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) memberikan kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima beasiswa dengan syarat mengikuti ujian YOS yang diadakan oleh Universitas Istanbul,” kata Ketua Lazis Assalam Fil Alamin Kalimantan Selatan, H Sudian Noor.

Dia juga menjelaskan, program beasiswa ini hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa laki-laki. Terlebih dulu telah terdaftar sebagai peserta ujian YOS di Universitas Istanbul.

Calon mahasiswa selain melampirkan hasil ujian YOS juga melampirkan pas foto berlatar belakang biru, fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, bukti kelulusan pesantren tingkat madrasah aliyah atau sederajat, surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah,  Surat Pernyataan dari pondok pesantren yang menunjuksebagai kader pesantren dan dibuktikan dengan tanda tangan Pimpinan Pondok Pesantren, lampiran surat pernyataan bermaterai yang mana diisi setelah dinyatakan lulus tahap wawancara.

Calon mahasiswa diberikan kesempatan menyebutkan minat dan program studi yang akan diambil.

“Pendaftaran ujian YOS dibuka hingga 31 Maret 2023 sedangkan pendaftaran beasiswa LAZIS ASFA dibuka hingga 6 Mei 2023,” imbuhnya.

Lazis Assalam Fil Alamin (ASFA) menyediakan fasilitas tiket PP, biaya kuliah, asrama, uang saku. Beasiswa ini ditujukan bagi kader pesantren yang akan melanjutkan pendidikan di Turki dan berkomitmen untuk mengabdikan ilmunya di Indonesia setelah menyelesaikan S1.

Segera daftarkan dengan mengikuti YOS pada link ini dan mendaftarkan diri pada LAZIS ASFA pada link berikut

Kuota terbatas, informasi lebih lanjut dapat tersambung pada Instagram @lazis.asfa atau WA +62 852 1141 5537. (has/*)

Baca Juga : Dua Wanita Sindikat Pemalsuan STNK Diringkus Ditreskrimum Polda Kalsel

Editor : Hasby