WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Kaplolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono, beserta rombongan akan langsung dibawa ke rumah sakit terekat jika sudah berhasil dievakuasi.

Menurut Kapolri, tim evakuasi masih berupaya mencapai titik koordinat pendaratan darurat helikopter yang ditumpangi rombongan Kapolda Jambi. Pasalnya, lokasinya berada di bukit yang cukup tinggi.

"Kita akan melihat medan yang ada, kalau bisa kita evakuasi menggunakan helikopter tentunya akan kita gunakan helikopter. Namun apabila harus dilakukan evakuasi dengan jalur darat karena kondisi lapangan, ya kita sesuaikan," ungkap Kapolri di Kompleks GBK, Jakarta, Minggu (19/2/2023), dilansir Tribrata.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Kombes. Pol. Mulya Prianto menegaskan, kondisi helikopter tersebut sebelum melakukan penerbangan sudah dipastikan aman. Bahkan, helikopter itu selalu dalam perawatan rutin.

"Heli itu ada perawatan tiap 25 jam, 50 jam, 75 jam, 100 jam. Kemudian, calender times tiap tahun ada," jelas Kabid Humas.

Penumpang yang ada di Helikopter yakni Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono, Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Dirpolairud Polda Jambi Kombes Pol. Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC Polda Jambi saat ini masih dalam pencarian.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto saat dikonfirmasi membenarkan helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi jatuh di Bukit Tamiai.

Mulia menyebutkan, helikopter yang ditumpangi rombongan Kapolda Jambi itu dalam rangka kunjungan kerja ke Polres Kerinci.

Saat ini, lanjutnya, tim SAR Polres Kerinci dengan helikopter dari Tim SAR dan juga helikopter Sinar Mas sudah menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para penumpang.

Video kondisi rombongan Kapolda berada di antara puing helikopter beredar di media sosial.

Tampak sejumlah orang dengan kondisi luka-luka terlihat terbaring di antara pepohonan dan puing heli di antaranya kursi penumpang dan pilot.

Video itu di antaranya dibagikan Viva di laman Instagram melalui akun @vivacoid: