WARTABANJAR.COM - Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Agus Purwadi mengatakan peran kendaraan sepeda motor untuk masuk ke ranah elektrifikasi lebih masuk akal karena memiliki pasar yang potensial dibandingkan kendaraan roda empat.

Belum lagi aturan subsidi motor listrik Rp7 juta akan dikeluarkan bulan depan.

"Jadi kalau di Indonesia yang sangat prospektif itu roda dua, kalau roda dua kan sudah di-trigger sama layanan ride-hailing yang eksis di Indonesia," kata Agus ketika dihubungi pada Jumat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan ketentuan subsidi motor listrik Rp7 juta akan diluncurkan bulan depan.

"Kamisudah finalkan (terkait KBLBB) di Ratas (Rapat Terbatas) kemarin, minggu depan sudah harus keluar Permen (Peraturan Menteri) dari Kementerian Keuangan terkait subsidi dan sebagainya. Mudah-mudahan minggu depan, Februari awal," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Luhut prioritas subsidi tersebut akan diberikan kepada masyarakat sederhana, namun tak diuraikan lebih jauh maksud dari pernyataannya tersebut.