Penghargaan untuk diraih Pemkab Banjar adalah kategori kabupaten/kota Jawara Belajar id, merupakan bentuk apresiasi Kemedikbudristek pada penerapan aplikasi jawarabelajar.id di basis pendidikan kurikulum “Merdeka” dan telah terlaksana 99,34 persen di Kabupaten Banjar.

Penghargaan juga sebagai upaya serta barometer peningkatan Tenknologi dan Informasi Komunikasi (TIK) untuk Kemedikbudristek.

Kapusdatin Kemendikbudristek M Hasan Chabibie mengatakan, kategori “jawarabelajar.id adalah penghargaan yang diberikan kepada provinsi, kabupaten/kota dengan tingkat aktifasi pembelajaran tertinggi.

Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al-Habsyie mewakili Pemkab Banjar memberikan apresiasi kepada semua pihak khususnya Dinas Pendidikan dalam perannya secara aktif menggunakan akun resmi belajar.id milik Kemendikbudristek tersebut, hingga mendapatkan hasil aktifasi tertinggi dan meraih penghargaan

Dirinya berharap, penghargaan ini dijadikan  motivasi untuk peningkatan mutu dan kualitas dunia pendidikan di Kabupaten Banjar.

Kabupaten Banjar sendiri berada di peringkat kedua dari 23 kabupaten/kota di Indonesia penerima penghargaan. Dari semua kabupaten/kota tersebut adalah yang telah menerapkan dengan tingkat akfifasi tertinggi dalam metode pembelajaran dengan aplikasi Kemendikbudristek RI tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Banjar Liana Penny menjelaskan, sebagai upaya peningkatan Tenknologi dan Informasi Komunikasi (TIK) Kemendikbud Ristek setiap tahunnya mengadakan Anugerah Kihajar.

Pemerintah Kabupaten Banjar menerima penghargaan Ki Hajar Dewantara. (wartabanjar.com-mcbanjar)

Pada Rakornas TP PKK 2022 yang dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ketua TP PKK Banjar, Hj Nurgita Tiyas mewakili pemenang, menerima piagam penghargaan yang diserahkan Ketua Umum PKK Sri Suswati Karnavial di Jakarta pada November 2022 lalu.

Adapun pemenang adalah Sri Aulia Ulfah dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Mekar Raya Kecamatan Kertak Hanyar kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) keluar sebagai terbaik II lomba vlog nasional bertema “Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (KRISAN) Say No To Drugs, kategori kader PKK. (advertorial)

Baca Juga : Diduga Buka Praktik Investasi Bodong di RSUD Sultan Suriansyah, Mantan Pegawai Kontrak Ini Ditaksir Raup Rp 4 M dari Para Korban