Jenis Cuaca Ekstrem yang Mengancam Wilayah Indonesia Hingga Awal Tahun, Wapres Ingatkan Rujukan Iklim Tetap BKMG


    WARTABANJA.COM, JAKARTA – Ancaman cuaca ekstrem masih mengintai seluruh wilayah Indonesia.

    Ancaman cuaca buruk ini, berlangsung hingga memasuki tahun 2023, berupa banjir pesisir atau rob dan gelombang tinggi air laut.

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob bakal terjadi di sejumlah wilayah pesisir akibat siklus cuaca di periode Natal dan Tahun Baru 2023.

    Hanya saja, perkiraan waktu terjadinya banjir rob akan berbeda antara wilayah satu dan lainnya.

    BMKG melalui Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, mengungkapkan Pusat Meteorologi Maritim juga memperkirakan ada hal fenomena penting, yaitu potensi banjir pesisir atau rob.

    Dalam sepekan ke depan waspadai ada 20 wilayah pesisir, tapi waktunya sangat berbeda-beda.

    Potensi banjir rob pada 20 Desember hingga 8 Januari disebabkan fenomena bulan baru pada 23 Desember 2022.

    Serta, perigee atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 24 Desember 2022.

    Hal itu berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 6 meter.

    Rujukan Tetap BMKG

    Prediksi hujan ekstrem dan badai dahsyat yang terjadi di wilayah Jabodetabek pada 28 Desember 2022 menimbulkan reaksi di masyarakat.

    Hal ini terjadi karena adanya perbedaan prediksi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
    Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengimbau masyarakat untuk merujuk pada prediksi yang dikeluarkan oleh instansi resmi yang memiliki otoritas untuk mengeluarkan prakiraan cuaca.

    Baca Juga :   Viral! Diduga Ajudan Kapolri Toyor dan Intimidasi Wartawan di Semarang

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI