Kasatpol PP Banjarmasin Beberkan Alasan Cafe Contain Kayutangi Jual Miras
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pasca perkelahian yang terjadi di Cafe Contain Kayutangi, Satpol PP Kota Banjarmasin, bakal lakukan patroli lebih intens.
Diketahui sebelumnya perkelahian antar pemuda terjadi di lokasi tersebut terjadi pada Minggu (6/11) dini hari.
Perkelahian tersebut, diduga karena para pengunjung berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Saat dikonfirmasi, Kasatpol PP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengaku sangat menyayangkan atas terjadinya perkelahian tersebut.
"Kami merasa cukup miris dengan kejadian tersebut," ujar Kasat, Selasa (7/11) siang.
Muzaiyin juga mengungkapkan, informasi awal yang diterima, Kafe tersebut memang sudah mengantongi ijin untuk menjual minuman keras (miras).
"Memang ini ijinnya dari pemerintah pusat. Sehingga kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah cukup terbatas, dalam hal ijin miras itu, terutama di golongan A," bebernya.
Guna mengantisipasi kejadian tak terulang kembali, pihaknya akan menggiatakan patroli.
"Terutama kepada kafe-kafe yang terindikasi yang menjual miras, termasuk juga Cafe Contain yang ada di Kayutangi itu," papar Kasatpol PP.
"Mudah-mudahan hal ini bisa meminimalisir perkelahian yang terjadi di kafe-kafe itu," lanjutnya.
Lebih lanjut, ucap Muzaiyin, pihaknya juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan SKPD terkait, baik itu memastikan kembali data-data perijinan, maupun upaya pembinaan lebih lanjut.
"Sehingga situasi yang terjadi seperti Cafe Contain itu kita antisipasi lebih dini lagi," ucap Kasatpol PP.
Ia juga mengimbau kepada pemilik kafe yang memiliki ijin untuk menjual miras, agar memperhatikan perkembangan situasi secara dini, sehingga potensi gesekan antar pengunjung bisa diantisipasi dan bahkan bisa dicegah.
Pasalnya, untuk potensi terjadinya gesekan bahkan sampai perkelahian itu cukup tinggi, karena tingkat kesadaran akan semakin rendah saat di bawah pengaruh alkohol.
"Tetap berkoordinasi dengan semua pihak, seperti aparat keamanan, dan bisa juga dari kami Satpol PP kalau hal-hal seperti itu terjadi," imbaunya.
Selain itu, kata Muzaiyin, untuk jumlah tenaga keamanan dari kafe itu sendiri bisa ditingkatkan lagi.
"Sehingga kejadian seperti bisa diantisipasi lebih dini," pungkasnya. (Qyu)
Baca Juga