WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Menyusul tragedi kerusuhan berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) lalu, Malaysia menyatakan bersedia memberikan bantuan kepada Indonesia.
Hal itu dikatakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Datuk Seri Ahmad Faizal Azumu.
Mengutip media online Malaysia, Bernama, Senin (3/10/2022), Menpora Malaysia mengatakan bantuan ini bukan hanya karena Indonesia adalah negara tetangga, tetapi juga karena bersaudara dan serumpun dengan Malaysia sehingga negeri jiran itu siap mendampingi Indonesia di masa-masa sukar.
“Olahraga seharusnya menjadi sarana memupuk semangat kebersamaan dan persatuan tak hanya di kalangan atlet tetapi juga di semua orang. Mari kita saling mendukung semangat berolahraga yang tinggi demi kemaslahatan bersama,” katanya.
Dia melanjutkan, kejadian ini agar bisa menjadi pelajaran bagi Malaysia juga negara-negara lainnya agar tak ada terjadi lagi dimana pun.
Menpora Malaysia kemudian juga turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi ini, berharap semoga korban yang terluka segera sembuh dan keluarga korban meninggal dunia diberikan ketabahan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Indonesia, Muhadjir Effendy menyampaikan hasil akhir pendataan korban tragedi Kanjuruhan.
Menko Muhadjir menyebut ada 448 orang yang menjadi korban dalam peristiwa itu.
“Hasil akhir dari korban yang sudah diverifikasi semua ada 448 korban,” katanya.
Lebih lanjut, Menko Muhajir merinci dari 448 korban itu, sebanyak 302 orang di antaranya mengalami luka ringan, 21 orang luka berat, dan 125 orang meninggal dunia. “Dengan penjelasan ini saya harap tidak ada lagi spekulasi,” pungkas Menko Muhadjir.