Orang ketiga ini, kata Ina, berperan untuk mengganti kartu ATM dengan kartu ATM lain yang persis dengan kartu ATM korban.
“Ternyata saat itu kartu ATM ibu ditukar oleh kartu ATM lain dengan bentuk yang sama,” ujarnya.
Setelah itu, tiga orang itu keluar secara bersamaan.
Maish menurut Ina, ibunya belum menyadari bahwa kartu ATM miliknya telah diganti lalu mencoba menggunakan kartu.
Namun saat memencet PIN ternyata gagal. Dari situlah korban baru sadar bahwa kartu ATM-nya telah ditukar.
“Kemudian orang-orang tadi keluar bersamaan dari atm tersebut. Dan ibu melanjutkan akan mengambil uang tapi pin dan kartunya salah,” tuturnya.
Korban langsung keluar. Dia meminta pertolongan dengan bertanya ke tukang parkir di ATM tersebut.
Namun, saat ditanya tiga orang itu mengarah ke mana, tukang parkir itu menjawab tidak tahu.
“Padahal itu cuma berselang beberapa menit. Tapi tukang parkirnya tidak tahu. Di situ sangat ramai tapi saat ditanya lari kemana semua kompak menjawab tidak tahu,” jelasnya.
Korban langsung ke kantor bank untuk memblokir kartu ATM-nya. Tujuannya agar saldo di rekenningnya tidak dikuras.
Namun nahas, setelah ke kantor bank ternyata isi uang di kartu ATM milik korban sudah dipindahkan semua.
“Lalu ibu ke bank cabang Bank BCA Dinoyo mau blokir atm ternyata kata pihak bank itu sudah dipindahkan semua bersih isi ATM-nya,” bebernya.
Ina pun berencana untuk melapor ke pihak berwajib terkait kasus yang menimpa ibunya. Dia berencana akan melapor ke Polsek Lowokwaru dalam waktu dekat.
Sementara itu, blok-A.com langsung menuju TKP untuk mengetahui keterangan lebih lanjut.