WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin menyampaikan terimakasih dan penghargaan kepada jajaran Kementerian Agama, panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan MTQ tingkat nasional di Kalsel.

Hal itu disampaikan Paman Birin saat menyampaikan sambutan dalam Lauching MTQ Nasional XXIX (29) 2022 di Mahligai Pancasila.

Prosesi launching sendiri, dilakukan Wamenag Zainut Tauhid Saadi bersama-sama dengan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dengan menyentuh layar digital yang menampilkan priview persiapan MTQ di Kalsel dan disaksikan para undangan perwakilan gubernur se-Indonesia dan bupati dan walikota se-Kalsel ditambah pengurus LPTQ seluruh Indonesia.

Launching Kalsel tuan rumah MTQ Nasional ke-29 oleh Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid, di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis 25 Agustus 2022. (Istimewa)

Dipercaya, Kalsel sebagai tuan rumah, merupakan sebuah amanah dan kebanggaan yang luar biasa, serta sebagai sejarah bagi banua setelah lebih dari setengah abad lamanya, sejak pertama kali menjadi tuan rumah MTQ pada 1970, atau penyelenggaraan MTQ ke-3, dan tahun 2022 ini, Kalsel kembali dipercaya menyelanggarakan event yang sama.

Wamenag Zainut menilai dari persiapan yang sudah dilakukan hingga dilakukan peresmian kegiatan, dirinya optimistis even ini akan sukses dan Kalsel akan dikenal di tingkat Internasional.

Dan yang membuat Kalsel berbeda dan memiliki keistimewaan dengan provinsi lain dalam menggelar MTQ, Zainut menyebut, Kalsel telah menyiapan 12 lokasi di 3 kabupaten/kota, yakni Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, dan Kota Banjarmasin, dengan venue utama di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar.

Venue lainnya yaitu Masjid Al Karomah Martapura, Masjid Bambu KH Abdul Qadir Hasan Kiram, Masjid Nurul Iman Indrasari, aula Serba Guna Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, dan Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin.

Kemudian ada juga venue di kawasan perkantoran Pemprov Kalsel, aula BPSDM Kalsel, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Aula ULM di Banjarbaru dan Institut Agama Islam Darussalam Martapura, serta Madrasah Darussalam Tahfiz dan Ilmu Alqur'an Martapura. (edj)

Editor: Erna