Momen Menkomarves Luhut Binsar Borong Dagangan Acil Penjual Pasar Terapung Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pada puncak Peringatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Taman Siring 0 Km Kota Banjarmasin, Jumat (22/07/2022), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Panjaitan menyempatkan diri menemui acil-acil jukung atau pedagang pasar terapung sungai Martapura yang turut dalam event nasional itu.
Luhut yang didampingi Mendagri Tito, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas,
dan Ketua DPRD Kalsel Supian HK itu langsung disambut acil-acil jukung beberapa untaian pantun yang diucapkan dengan ciri khas masyarakat Banjar itu.
“Paling enak makan mentega, dicampur sambal mangga, kami disini makin jaya, berkat gerakan bangga produk Indonesia,” ucap salah satunya pedagang acil berpantun yang langsung disambut tepuk tangan rombongan tamu dari Jakarta itu.
Setelah menyuguhkan beberapa laut pantun lainya lain, Luhut langsung didaulat untuk memborong barang dagangan di jukung itu.
“Saya beli semua jualan ibu-ibu,” sambut Luhut sembari mendapat sorak dari acil-acil.
Dalam Gernas BBI Kalsel terdapat pameran UMKM, Pojok Kopi, Talkshow, Lelang UMKM hingga pelatihan dan konsultasi bisnis bagi UMKM. Sebanyak 650 produk UMKM mengikuti pameran dalam gelaran Puncak Acara Gernas Bangga Buatan Indonesia di Kalsel.
Selain pameran, juga menghadirkan fashion show khas Kalimantan Selatan yaitu Sasirangan, karnaval perahu hias, atraksi budaya, pameran foto, temu investor, hingga pertunjukan hiburan.
Dalam sambutannya, Menko Luhut menyampaikan beberapa poin penting terkait pengembangan UMKM di tanah air.
Ia pun minta para kepala daerah agar produk UMKM di daerah setempat, dikembangkan lebih luas. Produk UMKM jangan sebatas makanan saja, namun bisa dalam bentuk produk kerajinan tangan atau kursi, fesyen, dan lain sebagainya.
“Saya titip pak gubernur, jangan makanan saja pak, semua yang anda bias buat di sini, buat dan masukan dalam e-katalog, sehingga itu akan mengurangi korupsi, terjadi efisiensi dan membangunkreasi anak muda,” pesannya.