Video Viral Perampasan Tanah oleh H Isam di Desa Tegal Rejo Kotabaru Hoaks, Sekdes Beberkan Fakta ini

    WARTABANJAR.COMVideo viral perampasan lahan di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru dipastikan hoaks.

    Beredar kisah perampasan lahan milik warga yang awalnya datang dari program transmigrasi pemerintah.

    Dia warga bernama Barjuri dan Sukadri warga Desa Tegal Rejo tampil di YouTube Teras Kata dengan judul Tangan Oligarki Sang Haji, Rakyat Tak Kuasa.

    Sekretaris Desa Tegal Rejo, Rifky Setiawan bersama Barjuri dan Sukadri mengatakan tak ada kisah perampasan tanah seperti yang ditayangkan di YouTube Teras Kata.

    Dikisahkannya, pada 31 Mei 2022 datang empat orang yang mengaku sebagai YouTuber mengabadikan warga desa.

    Dengan tujuan, untuk mengenalkan Desa Tegal Rejo kepada masyarakat luas. Dikisahkanlah awal mula warga Desa Tegal Rejo pada 1982 dari 500 KK menjadi 1.500 KK.

    Kemudian tiba-tiba muncul dalam video mengenai perampasan lahan. Nyatanya lahan yang ada masih dimiliki warga yang bersangkutan.

    “Masih dikelola sendiri, dipanen sendiri, dan dinikmati sendiri,” ujar Sekdes, Jumat (1/7) dilansir kanal YouTube Indo Pos.

    Kabar penggusuran dari tiga warga yang disebutkan kanal YouTube Teras Kata juga telah dikonfirmasi kepada warga yang bersangkutan.

    Warga mengaku tanah penggusuran sebenarnya sudah mendapatkan ganti rugi. Tidak digusur begitu saja.

    Warga lainnya mengaku tidak memiliki lahan di tanah yang disebutkan di YouTube Teras Kata. Namun hanya diminta membuat video dengan imbalan gula dan kopi.

    “Ulun kada bisi tanah di sini. Cuma disuruh buat video. Ulun minta maaf benar lawan H Isam.” (aqu)

    Baca Juga :   Jurnalis Pria Asal Palu Ditemukan Tak Bernyawa di Hotel di Jakarta, Baru Sehari Tiba

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI