“Saudara-saudara, juga bagian dari kita semua. Oleh karena itu, sebagai upaya dalam membantu dan memberi perhatian kepada para ahli waris, pemerintah melalui perintah Presiden Republik Indonesia membangun 53 unit rumah khusus yang diperuntukkan kepada para ahli waris KRI Nanggala-402,” lanjutnya.
“Semoga rumah khusus ini dapat bermanfaat dan memberi penghidupan yang lebih baik bagi keluarga dan merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan pahlawan bangsa yang telah gugur menjaga negara,” tutup Menhan RI.
Sementara itu, Laksamana Yudo menyampaikan kepada keluarga Pahlawan Nanggala, agar menjaga dengan baik pemberian rumah khusus yang merupakan dari penghargaan negara.
Terkait hal-hal secara administrasi, gaji dan hal lainnya agar dikoordinasikan dengan Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II.
“Selama ini Satsel yang saya beri kepercayaan untuk mengkoordinir untuk menyelesaikan hal-hal administrasi yang belum bisa terselesaikan. Demikian juga asistensi dari Diswatpersal terus saya perhatikan,” kata Kasal.
Kasal juga mengucapkan terima kasih kepada Menhan bahwa dua putra putri keluarga awak KRI Nanggala telah disetujui untuk masuk menjadi siswa Taruna Nusantara (TN), selain itu terdapat dua orang putra awak KRI Nanggala lainnya juga berhasil diterima menjadi Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang saat ini sedang melaksanakan pendidikan.
“Ini merupakan harapan kita semuanya yang dulu pernah kita janjikan putra, putrinya, saya harapkan di didik dengan baik, sehingga nanti ke depan bisa meneruskan cita-cita bapaknya. Ya bisa menjadi Angkatan Laut ataupun TNI ataupun pegawai yang lain,” terang Laksamana Yudo.