WARTABANJAR.COM, BARABAI - Kematian mahasiswi Rika Safitri yang jasadnya ditemukan di sebuah pondokan di kawasan Desa Hakingkin Haliau, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masih menjadi misteri.

Di tengah misteri kematian wanita berusia 20 tahun itu, tiba-tiba beredar foto seorang pria di media sosial dengan narasi sebagai pelaku pembunuhan Rika Safitri, yang merupakan warga Hulu Sungai Utara (HSU).

Pria di foto tersebut mengenakan kaus warna putih disebutkan bernama 'Sandri' dan telah menjadi DPO (daftar pencarin orang).

Tak pelak, informasi ini pun membuat penasaran semua pihak.

Belakangan terungkap, informasi tersebut ternyata palsu alias hoax.

Tidak lama setelah foto tersebut beredar, muncul video klarifikasi dari seorang pria yang mengaku telah menyebar foto tersebut dan menarasikan pria di foto tersebut adalah Sandri.

Pria yang mengirim video klarifikasi ini mengaku bernama Hariyadi, menyatakan minta maaf kepada seluruh warga Kalsel atas tindakannya menshare foto kasus pembunuhan yang terjadi di HST.

"Foto yang saya share itu bukanlah foto Sandri," ujarnya.

"Saya meminta maaf atas kekeliruan yang telah saya buat," tutupnya. (tim)

Editor: Erna Djedi