Kapolri Minta Anggotanya Peka Kesusahan Masyarakat Akibat Lonjakan Harga Pangan


WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., meminta kepada anggotanya untuk mengasah kepekaan terhadap kondisi masyarakat saat ini

Hal itu dilakukan anggota Polri tidak melakukan hal yang dapat membuat masalah baru di saat masyarakat menghadapi kondisi sulit akibat lonjakan harga pangan.

Kapolri mengatakan , kondisi masyarakat yang harus rela antre berjam-jam demi mendapat bahan pangan dengan harga yang murah. Tentu kondisi ini harus menjadi perhatian Polri.

“Bagaimana antrean panjang ketika seseorang harus antre hanya karena selisih harga sekitar 4 ribu, 5 ribu, 2 ribu rupiah. Orang antre berjam-jam itu rela, itu artinya kondisi masyarakat kita dalam keadaan susah dan ini harus betul-betul kita pahami, harus betul-betul kita rasakan,” jelas Kapolri saat memberikan paparan dalam rapat pimpinan Polri di Gedung Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (2/3/2022).

“Sehingga pada saat rekan-rekan turun dan mengambil langkah-langkah kepolisian di lapangan rekan-rekan bisa memahami, belajar untuk mengerti, belajar untuk mengasah,” tambahnya.

Anggota Polri Diminta Jaga Kepercayaan Publik Sejumlah warga antre sembako di gedung Baznas Kabupaten Bogor, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Kapolri meminta kepada anggotanya untuk mengambil langkah yang tepat saat di lapangan agar dapat memberikan rasa keadilan kepada masyarakat. Hal ini menurut Kapolri, dapat meningkatkan kepercayaan publik.