Waspada 14 Sampel Terdeteksi Covid-19 Varian Omicron di Kalsel, Kadinkes Sebut Sudah Tranmisi Lokal
WARTABANJAR.COM - Sebanyak 17 sampel pasien Covid-19 asal Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan 14 di antaranya positif varian baru Covid-19, Omicron.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Muslim menerangkan dari hasil 17 sampel COVID-19 yang telah dikirimkan sejak 17 Januari 2022 ke laboratorium Kementrian Kesehatan di Jakarta ada 14 sampel yang terdeteksi COVID-19 varian Omicron.
Menyikapi hal ini, Pemprov Kalsel terbitkan Surat Edaran terkait penanganan kasus COVID-19.
“Jadi ada sekitar 14 sampel terdeteksi varian Omicron di Kalsel dan Gubernur Kalsel telah menerbitkan Surat Edaran terkait penanganan kasus COVID-19 agar diperketat screening di setiap kegiatan maupun 3T (Testing, Tracing, Treatment),” kata Muslim di Banjarmasin, Rabu (9/2/2022).
Muslim mengatakan, 17 sampel kemaren dikirimkan sejak pertengahan januari 2022. 10 sampel dari Rumah Sakit Ansari Saleh dinyatakan 9 sampel positif omicron sedangkan 7 sampel dari hasil pemeriksaan 5 terkonfirmasi omicron.
“Jadi ada korelasi antara lonjakan kasus dengan sampel yang ditemukan dan sudah terkonfirmasi hasilnya ada 14 kasus Omicron masuk di Kalsel. Sedangkan 3 sampel masih menunggu hasil pemeriksaan,” ujarnya.
Menurutnya, dari 14 sampel yang dinyatakan positif varian omicron penyebaran berasal dari sejumlah daerah di Kalsel yaitu dari Banjarmasin 6 kasus, Banjarbaru 2 kasus, Tanah bumbu 2 kasus. Sedangkan 4 kasus dari luar Kalsel yang ditangani oleh rumah sakit ansari saleh berasal dari Semarang, Jakarta dan Jawa Timur.
Mereka diketahui positif saat berada di Kalsel, dan hanya menunjukkan gejala ringan. Saat ini kasus dari luar pulau ini, sudah sembuh dan mereka kembali ke daerah masing–masing.
“Kalau dilihat kasus positif varian omicron beberapa di antaranya merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah dan transmisi lokal,” ungkapnya.
Ia menghimbau agar masyarakat Kalsel tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena Omicron ini begitu cepat penyebarannya. Bahkan Omicron ini menjadi salah satu penyebab terjadinya kembali peningkatan kasus di Kalsel.
Oleh karena itu, diharapkan masyarakat yang belum mendapatkan vaksin lengkap, segera melakukannya. Termasuk bagi mereka yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin booster, juga diminta segera melakukan suntikan vaksinasi ketiga.