WARTABANJAR.COM, BINUANG-Aksi nekat remaja 15 tahun, warga Desa Bunut, Kecamatan Binuang, memanjat tower seluler diduga dipicu persoalan keluarga, Minggu (26/12/2021).Remaja pria itu, nekat melakukan diduga aksi itu karena keinginannya tidak dikabulkan orangtuanya.

Informasi dihimpun wartabanjar.com, remaja berinisial F ini meminta dibelikan sepeda motor namun keinginannya itu tidak bisa diwujudkan orangtuanya karena tidak memiliki uang.

"Kabarnya, tadi pagi minta belikan sepeda seharga Rp 3 juta tapi orangtuanya tidak punya uang untuk membelikan," ujar rekanan Fani 12 Sapat.

Diberitakan sebelumnya, warga Binuang, Kabupaten Tapin, geger atas aksi seorang remaja berusia 15 tahun.

Remaja laki-laki berinisial F, warga Sungai Bunut, Kecamatan Binuang, ini nekat ingin mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

Yang makin membuat warga geger, F ingin bunuh diri dengan cara meloncat dari sebuah tower operator seluler.

F menaiki tower dan berada di ketinggian.

F sempat dibujuk agar mau turun, sebelum akhirnya bersedia turun dan mengurungkan niatnya bunuh diri.

"Sudah turun dan sedang dievakuasi ke puskesmas terdekat," ujar seorang rekanan setempat. (ehn)

Editor: Yayu Fathilal