Puluhan Aktivis Adu Orasi di Kantor Gubernur Kalsel Jalan Sudirman Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Puluhan orang berorasi di Kantor Gubernur Provinsi Kalsel Jalan Sudirman Banjarmasin, sekitar pukul 09.00 Wita, Sabtu (4/12/2021).
Mereka dari LSM Kaki (Komite Anti Korupsi Indonesia) Provinsi Kalsel, GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Provinsi Kalsel, DPD KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) Provinsi Kalsel, LSM Transparansi Provinsi Kalsel, dan DPW FSPMI (Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia) Provinsi Kalsel.
Kedatangan mereka di kantor Gubernur Kalsel di Banjarmasin itu bukanlah berunjuk rasa, melainkan mengikuti lomba Orasi Unjuk Rasa Tahun 2021 yang memperebutkan piala Kapolri, digelar oleh Polda Kalsel.
Dewan juri diantaranya Taufik Arbain, Agus Prabowo, Toto Fachrudin.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto diwakili Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar membuka lomba Orasi Unjuk Rasa Tahun 2021 itu. Dihadiri Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i, beserta Pejabat Utama Polda Kalsel.
Kapolda Kalsel Irjen Pol, Rikwanto dalam sambutannya yang dibacakan Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Turman Sormin Siregar mengatakan, dalam menggunakan hak kebebasan mengemukakan pendapat, kita harus memegang Prinsip Bebas dan Bertanggung jawab.
"Bebas artinya bahwa segala ide, pikiran atau pendapat kita, dapat dikemukakan secara bebas tanpa tekanan dari siapa pun. Bertanggung jawab maksudnya bahwa ide, pikiran atau pendapat kita tersebut mesti dilandasi akal sehat, niat baik dan norma-norma yang berlaku," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Kapolda Kalsel, di tengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda ini, Pemerintah telah melarang kegiatan-kegiatan yang melibatkan orang banyak dan menimbulkan kerumunan, salah satunya kegiatan aksi unjuk rasa yang dinilai berpotensi besar menimbulkan klaster baru. Hal ini dilakukan Pemerintah sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.