“Mematuhi protokol kesehatan, jadi selama di pit stop tidak menyediakan hiburan, hanya menyediakan minuman dan makan kepada para peserta agar mereka bisa memulihkan energi dan melanjutkan perjalanannya,” tutur Sahbirin.
Syarifuddin juga berharap, event Tour de Loksado ini bisa mengangkat sektor pariwisata di Kalimantan Selatan menjadi lebih baik lagi.
Diketahui, pada event Tour de Loksado tahun ini, Dinas Pariwisata Kalsel juga mengisinya dengan kompetisi KOM (King of Mountain), dan QOM (Queen of Mountain) dengan total hadiah puluhan juta rupiah, serta lomba foto dan video bertema “Wonderful Loksado” bagi peserta dan masyarakat umum. (has)
Editor : Hasby