“Saya membuktikan ini di media yang saya pimpin, yaitu RMOL. Bahkan untuk mencari SDM yang berkualitas, saya rela mengajar di kampus-kampus demi mencari lulusan terbaik yang bisa saya kader agar mampu mencari berita berkualitas untuk RMOL,” paparnya.
Ketua JMSI Kalsel Milhan Rusli berjanji akan berupaya mendorong seluruh media yang tergabung di organisasinya, untuk dapat bertransformasi sesuai perkembangan zaman.
Baik itu dalam hal memberikan pelatihan yang konsisten kepada anggota terhadap isu-isu terkini, membantu anggota agar bisa terdaftar secara resmi di Dewan Pers, hingga aktif mengkomunikasikan berbagai keluhan anggota kepada berbagai pemangku kepentingan yang ada.
“Kita ingin media yang tergabung di JMSI bisa hidup dan bertumbuh dari zaman ke zaman, utamanya di era digital seperti sekarang,” tutur Pimred apahabar.com ini.
Webinar JMSI Kalsel Talk yang mengambil tema “menakar daya hidup media di Kalsel” yang digelar secara daring melalui zoom dihadiri oleh seluruh Anggota JMSI Kalsel dan berbagai pihak terkait.
Tidak hanya Ketua JMSI Teguh Santosa yang menjadi pembicara, namun juga dilibatkan beberapa pihak lain diantaranya pemilik Kalsel Pos dan www.kalselpos.com H Lutfi Darlan dan Dosen FISIP Universitas Lambang Mangkurat (ULM) Banjarmasin Dr Fahrianoor.
Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, Penasihat JMSI Kalsel Drs Fathurrahman dan Kadis Kominfo Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai untuk ikut memberikan masukan dan sanggahan terhadap kegiatan tersebut, termasuk kehadiran seluruh anggota JMSI Kalimantan Selatan.(*)
Editor: Erna Djedi







