WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Belum lama ini beredar di Facebook sebuah unggahan narasi bahwa tabung selam dapat dijadikan pengganti tabung oksigen medis sebagai cadangan untuk membantu para pasien COVID-19 yang menderita sesak nafas.
Hal itu kemudian dibantah oleh Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di media sosial Instagram, Sabtu (24/7/2021).
Pihaknya menyatakan narasi itu tidak benar karena faktanya adalah oksigen yang terkandung di dalam tabung selam memiliki kadar yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan oksigen di dalam tabung oksigen medis.
Selain itu, keran dan bahan tabung selam memiliki perbedaan dengan tabung oksigen medis, sehingga tabung selam tidak dapat digunakan sebagai pengganti tabung oksigen medis.
Pihaknya kemudian mengimbau warga agar berhati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi, seperti postingan di media sosial atau broadcast pesan di aplikasi obrolan.
Jika warga mendapatkan informasi yang belum tentu pasti kebenarannya, bisa cek langsung dengan menghubungi atau mengakses kontak/tautan berikut ini:
1. Kirim pesan WhatsApp ke Chatbot Mafindo ke nomor 085921600500
2. Cek di situs Kementerian Kominfo di https://komin.fo/inihoaks atau https://turnbackhoax.id dan https://cekfakta.com.
3. Cek dan buktikan hoaks terkait COVID-19, kunjungi https://s.id/infovaksin.
Untuk informasi terkait COVID-19 kunjungi situs resmi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dengan cara klik tautan/link berikut ini: https://covid19.go.id/ (brs)

