“Pelaku pertama kali melakukan aksinya di ATM sekitar Hotel Karisma Banjarmasin Selatan lalu kemudian di Teluk Tiram,” ucap Kompol Yopie Andri Haryono.
Terkait adanya darah di tibuh pelaku, yang terlihat usai melakukan aksi dI ATM Hotel Kharisma, Kapolsek menjelaskan, hal itu tidak ada kaitannya dengan aksinya di ATM tersebut.
Sebelumnya sempat beredar kabar pelaku mengalami luka lantaran adanya perlawanan dari korban.
“Jadi, luka itu didapat pelaku sebelum ia beraksi di Hotel Kharisma. Ia sebelumnya sempat berkelahi dengan seseorang hingga terluka. Lalu mengambil pisau untuk membalas. Belum sempat menemui seterunya, AR ditelepon pacarnya yang berada di Hotel Kharisma,” papar Kompol Yopie.
Lantaran mendapat telepon dari sang pacar, AR pun mengurungkan niatnya mendatangi seteru yang telah melukainya dan menuju Hotel Kharisman.
Di saat berada di depan Hotel Kharisma, AR tertuju pada box ATM.
Kebetulan suasana saat itu agak sepi, sehingga timbul niat jahat AR saat melihat salah satu box ATM ada seorang wanita sedang mengambil uang.
“Melihat situasi di sekitar ATM Hotel Kharisma, AR lalu melakukan aksinya. Tidak direncanakan. Spontan muncul niat jahat setelah melihat situasi sepi,” ujarnya. (ehn/edj)
Editor: Erna Djedi