Ular Sawa Sempat Hebohkan Pengunjung Q Mall, Begini Penanganannya

    7. Jika kita tinggal di tepi sawah/ kebun terbuka, maka langkah rutin pembersihan di dalam rumah menjadi aksi aktif mencegah ular masuk rumah, bukan dgn menangkapi ular yg disawah.

    Jika bertemu ular di dalam rumah maka lakukan 3 (tiga) Langkah Penting

    1. STOP atau diam (Silent – Think – Observe – Prepared)
    2. Foto ular dr jarak aman tapi jangan di pegang, amati arah pergerakannya
    3. Panggil tim Snake Rescue atau Pemadam Kebakaran terdekat, Petugas Damkar akan melakukan evakuasi ular secara aman dengan perlengkapan dan alat yg safety

    Jika ada yang tergigit ular maka tindakan pertama gigitan ular saat di rumah adalah sebagai berikut :

    1. Jangan Panik
    2. jangan Diikat
    3. Jangan di Sobek/ insisi
    4. Jangan di Sedot / hisap
    5. Lakukan pembidaian / imobilisasi
    6. Jangan tergesa gesa dibawa ke rumah sakit. Tenangkan korban, jangan digerakkan.
    7. Foto ular dan cari spesies jenisnya. Apakah berbisa tinggi ? Ataukan medium atau bahkan mungkin tidak berbisa ? Pastikan dengan konsultasi ke group2 kelompok reptile atau ke group Ular Indonesia di Facebook.
    8. Dapat pula kirim foto ular ke wa.me/628176800446 ( Sioux Snake Rescue)

    Jika ular yang menggigit Tidak Berbisa (perlu sekali mengenali jenis ular, dan harus valid bahwa ular tsb tidak berbisa), maka penanganannya :

    • Bersihkan luka dengan antiseptik
    • Perhatikan titik luka ada gigi ular yg tertinggal kah ? Kalo iya, gunakan kartu  atm. Untuk mengeluarkan gigi yg tertinggal dengan cara menggeser tekan pelan agar gigi terlepas.
    • Jika ada pendarahan terbuka karena luka sobek akibat gigitan ular besar, lakukan 3T ( Tekan – Tahan – Tinggikan). Upaya menghentikan pendarahan terbuka sangat penting di menit2 pertama penanganan agar korban tidak kehabisan darah.
    • Bawa ke RS/ fasilitas kesehatan untuk penanganan pendarahan terbuka.
    • Tidak perlu di beri SErum Anti Bisa Ular / Biosave karena ular yg menggigit tidak berbisa. Jika pihak medis menyarankan diberi Serum antibisa ular, pasien dan keluarga boleh menolak dengan mengisi form khusus. Selain tidak bermanfaat dsn justru berdampak tidak baik bagi korban, pemberian SABU yg terbatas produksinya ini akan terbuang percuma dan jg mahal.
    • Korban diminta istirhat dan diberi asupan makan minum yang  bergizi
    Baca Juga :   Tips Mudik Aman, Nyaman, Tenang dan Selamat

    Jika Digigit ular berbisa tinggi :

    • Tenang kan korban
    • Amankan ular yg menggigit, jangan sampe ada korban lagi atau tertangani dgn tidak baik.
    • Lakukan pembidaian, pemasangan dua bilah kayu/bambu/ penanahan lain di sekitar luka dan di balut dengan perban/ mitela kain. Sendi sekitar Daerah Luka gigitan janagn digerakkan. Ini untuk mempertahankan hanya di Fase Lokal.
    • Baringkan korban, jangan tergesa gesa dipindahkan
    • Jaga ABC ( Airway : Buka jalan nafas, Breathing : pastikan korban bisa bernafas dengan lancar, Circulation : pastikan sirkulasi udara baik)
    • Panggil ambulance, jelaskan situasinya dan pastikan korban tidak banyak bergerak. Perjalanan ke fasilitas kesehatan harus dilakukan dengan hati hati dan kondisi pasien stabil agar tidak fatal.
    • Setelah di fasilitas kesehatan akan di observasi 2 x 24 jam. Tindakan medis didasari hasil cek darah dll.
    • Jika penanganan pertama ini benar, dan korban tidak masuk fase Sistemik (berdasarkan hasil cek lab di RS) maka korban tidak perlu di beri Serum Anti Bisa Ular.
    • Jika masuk sistemik, maka harus di beri Serum Anti Bisa Ular. (has/berbagai sumber)

    Editor : Hasby

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI