Dalam formasi lima bek plus tiga gelandang pada pola bermain 3-5-2 ini, tugas meneror pertahanan Rusia akan dilimpahkan kepada Teemu Pukki untuk kembali bermitra dengan Joel Pohjanpalo yang mencetak gol kemenangan debutan Euro ini saat pertandingan pertama melawan Denmark pekan lalu.
Tidak seperti Finlandia, bos Rusia Stanislav Cherchesov agak direpotkan oleh masalah cedera menjelang pertandingan kedua Grup B ini karena tetap tak bisa memakai tenaga Yuri Zhirkov yang masih dibalut cedera.
Cherchesov cenderung memasang 4-2-3-1 seperti saat melawan Belgia sekalipun tak membuahkan hasil seperti diinginkan. Tapi sang pelatih melihat ketidakberhasilan ini lebih karena lawan yang dihadapi saat itu jauh lebih superior dari lawannya kali ini.
Anton Shunin tetap menjaga gawang Rusia dan sudah melatih diri untuk lebih cermat menjaga gawang. Dia akan diproteksi oleh kuartet pertahanan Andrei Semyonov dan Georgi Dzhikiya di tengah, dan Mario Fernandes dan Vyacheslav Karavayev di sayap.
Yang dua belakangan juga bertugas mengalirkan bola dari belakang sampai jantung pertahanan Finlandia. Sebaliknya, ketika Finlandia menekan, mereka akan sejajar dengan Semyonov dan Dzhikiya menangkal penetrasi Finlandia.
Akan halnya Dmitri Barinov dan Magomed Ozdoyev, mereka tetap di tengah lapangan untuk merusak rencana serang Finlandia dan sekaligus melapis pertahanan.
Duo ini akan terkoneksi ketat dengan dua gelandang kreatif Aleksandr Golovin dan Aleksei Miranchuk yang menjadi otak Rusia dalam melancarkan teror ke teras pertahanan Finlandia. Keduanya akan memasok bola kepada ujung tombak Artem Dzyuba.

