WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Sedang heboh kabar ditemukannya babi ngepet di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat yang telah disembelih warga, Selasa (27/4/2021).

Kasus ini menyedot perhatian publik lantaran babi tersebut dipercaya sebagai babi jadi-jadian alias babi ngepet.

Videonya pun beredar viral di media sosial, bahkan sampai trending topic nomor satu di Twitter.

Mbah Mijan. Foto: Istimewa

Paranormal Mbah Mijan kemudian mengatakan ciri-ciri babi ngepet.

"Babi Ngepet adalah sebuah ilmu pesugihan yang mengubah manusia menjadi Siluman Babi atau disebut Babi jadi-jadian. Ritualnya menggunakan sesaji dan lilin," katanya di Instagram, Rabu (28/4/2021).

Babi Ngepet mirip dengan Babi Hutan, bulunya hitam dan bertaring, namun yang membedakan adalah kakinya.

"Ciri-ciri babi ngepet adalah kaki belakang menyerupai kaki manusia dan kaki depan menyerupai tangan manusia. Itu yang pertama. Ciri kedua, ada bulu warna putih melingkar dari pusat," katanya.

View this post on Instagram

A post shared by Mbah Mijan (@mbahmijan)

Sementara terkait kabar penemuan babi ngepet di Depok tersebut, Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Rio Mikael Tobing menegaskan, sampai saat ini fakta yang ditemukan pihaknya adalah hewan tersebut murni babi.

“Kalau terkait temuan babi kita bicara faktanya,” katanya.

Rio mengakui, ia sempat menerima laporan ada warga yang menangkap seekor babi yang diduga babi ngepet.

Warga yang menemukan dan mengeksekusi babi tersebut pun telah dibubarkan karena dikhawatirkan akan terjadi kerumunan dan peningkatan penularan COVID-19.

Terkait warga yang sering kehilangan uang pihaknya belum dapat laporannya.

Lebih lanjut Rio mengatakan, dari fakta yang ada, tidak ditemukan keanehan pada babi tersebut.

“Secara fisik kondisi babi saat kami temukan babi normal seperti babi hutan dan ukurannya sudah kecil. Kalau ada yang bilang dari besar terus mengecil faktanya saat anggota ke sana ditemukan kecil,” jelasnya

Rio menegaskan, pihaknya tak ingin mengambil kesimpulan hanya berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat.

Berita Sebelumnya Pemkab Tala Keliling Lakukan Sidang Isbat Nikah untuk Jamin Kepastian Hukum Warga
Berita Selanjutnya Bocoran dan Jadwal Tayang Drakor The Penthouse 3, Musim Ketiga Dijamin Lebih Seru