Ketua Kelompok Tani Karya Baru, Junaidi menerangkan bahwa faktor cuaca membuat lahan menjadi basah dan terendam hal itu mengganggu proses jadwal tanam.
“Ada kenaikan bisa mencapai Rp110 ribu, sejak Desember hingga sekarang,” ujarnya.
Jadwal tanam untuk sentral cabai rawit di Tapin, tepatnya di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin Tengah diperkirakan, April dan mulai panen antara Juli atau Agustus 2021.
“Di tempat kita sementara untuk cabai rawit hiyung basah tidak ada. Tapi kalau stok cabai kering untuk pruduksi abon cabai masih banyak,” ujarnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







