:Kalau ikan nila memang tidak mau dia di sungai besar, tapi ke sungai-sungai kecil, ramai juga coba ditangkap, tapi kebanyakan pakai jala, sebab ikan yang lepas saat ini lagi kondisi stres, jarang mau dipancing dengan cara pakai umpan,” tutur salah seorang warga Sungai Andai, Ramli.
Saat air menggenangi pemukiman pun, ujar dia, warga ramai-ramai juga berburu ikan lepas dari budidaya ini dengan pakai jala atau tombak juga sumpit.
“Banyak yang dapat ikan besar,” ujarnya.
Musibah banjir di Kota Banjarmasin terjadi cukup parah sejak 14 Januari, pada 15 Januari pemerintah kota setempat menetapkan status tanggap darurat bencana, hingga membangun posko dan dapur umum di setiap kecamatan.
Banjir terparah menimpa Banjarmasin Timur, Banjarmasin Selatan dan sebagian daerah Banjarmasin Utara. BPBD Kota Banjarmasin menyebutkan sekitar 100 ribu jiwa warga terdampak banjir ini. (ant)
Editor: Erna Wati