WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Menjelang dilaksanakannya pembelajaran tatap muka di Kota Banjarmasin, masih ada kekhawatiran terkait penerapan protokol kesehatan.
Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dr machli Riyadi SM MH, mengatakan pihaknya siap melaksanakan apa yang telah diputuskan Pemko.
“Kami siap memback up apa yang telah diputuskan Pak Wali Kota,” ujar Machli kepada wartabanjar.com, SEnin (4/1/2021).
Dia mengungkapkan, kesiapan itu antara lain akan melakukan rapid test antigen kepada semua tenaga pengajar yang akan melakukan pembelajaran tatap muka.
“Sebelum pelaksanaan sekolah tatap muka, tenaga pengajarnya akan kita rapid test antigen,” ujarnya.
Menurut Machli, pihaknya juga akan melakukan pengawasan terkait protokol kesehatan di sekolah yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.
Ditanya jadi atau tidak pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan? Machli mengatakan dirinya tidak mengetahui persis hal tersebut. “Belum menerima info itu,” katanya.
“Kami bukan leading sector pelaksana pendidikan tatap muka, cuma mengantisipasi kalau dibuka, kami akan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat,” lanjut Machli Riyadi.
Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota Banjarmasin, menyepakati dimulainya belajar tatap muka pada 11 Januari 2021.
Keputusan itu diambil berdasarkan hasil rapat bersama yang digelar di Balai Kota Banjarmasin pada Selasa (29/12/2020).
Namun, bagi sekolah yang berada di kelurahan zona merah, Pemkot Banjarmasin tidak memberikan rekomendasi dan tetap diliburkan.