Yeeey! 10 Negara ini Sudah Bisa Dikunjungi WNI di Masa Pandemi COVID-19 Lho

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Pandemi Covid-19 memaksa dunia menutup wilayah mereka bagi pendatang asing.

Berbagai peraturan terkait protokol kesehatan pun diterapkan di banyak negara, termasuk di antaranya larangan bagi warga asing mengunjungi negara lain.

Namun, setelah ada vaksin COVID-19 dan penurunan infeksi virus corona di sejumlah kawasan membuat beberapa negara mulai membuka kembali perbatasan mereka bagi warga asing, termasuk dari Indonesia.

10 negara ini sudah mengizinkan warga asing mengunjungi negara mereka, termasuk dari Indonesia, berikut ini daftarnya:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat mulai membuka wilayahnya untuk dikunjungi turis asing, termasuk dari Indonesia.

Mengutip pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), semua penumpang pesawat yang datang ke negara itu, termasuk warga negara AS sendiri, harus sudah divaksinasi lengkap dan wajib memiliki hasil tes COVID-19 negatif tidak lebih dari tiga hari sebelum perjalanan.

Bila tidak, mereka harus melampirkan dokumen pemulihan COVID-19 dalam tiga bulan terakhir sebelum menaiki pesawat ke negara itu.

2. Inggris

Negara Ratu Elizabeth II ini dilaporkan akan mencabut sejumlah negara dari daftar merah, termasuk Indonesia.

Dengan demikian, pendatang dari Indonesia dapat masuk Inggris tanpa karantina wajib.

Reuters melaporkan bahwa negara-negara yang masuk daftar merah Inggris akan dikurangi menjadi 9 negara dari yang awalnya 54 negara.

Dengan demikian, pendatang yang sudah divaksinasi secara penuh dari negara seperti Afrika Selatan, Brasil, Meksiko dan Indonesia tak lagi harus menjalani karantina di hotel selama 10 hari setibanya mereka di Inggris.

Rencana itu diumumkan langsung pada Kamis (7/10/2021) dan kebijakannya akan dimulai akhir Oktober 2021.

3. Turki

Turki menjadi negara yang turut mengizinkan wisatawan asing masuk ke negaranya, termasuk dari Indonesia.

Mengutip laman resmi pemerintah, semua kedatangan ke Turki, kecuali warga negara Turki atau pemegang izin tinggal, harus mengisi formulir online maksimal 72 jam sebelum perjalanan.

Baca Juga :   Ketua Bamusi Gus Mis Sebut 109 Kepala Daerah PDIP Merupakan Kader NU

Wisatawan yang masuk ke negara ini juga harus memberikan keterangan lengkap vaksinasi COVID-19 ataupun hasil PCR negatif selama 72 jam waktu kedatangan.

Tidak ada pembatasan dari negara ini selama memiliki visa perjalanan ke Turki.

4. Thailand

Pemerintah Thailand memperkenalkan program Sandbox yang memungkinkan pelancong yang sudah divaksinasi lengkap memasuki negara itu tanpa karantina.

Sementara itu, laman resmi Kementerian Luar Negeri Thailand mengabarkan bagi turis internasional yang tidak atau belum mendapatkan vaksin dosis lengkap, mereka harus menjalani karantina selama sepuluh hari di salah satu hotel karantina di Bangkok.

Baca Juga :   Vaksin COVID-19 Sinopharm Disetujui WHO, Namun Hanya untuk Kondisi Tertentu

5. Spanyol

Spanyol membuka perbatasan negaranya bagi wisatawan asing.

Melansir laman resmi Pemerintah Spanyol, semua penumpang yang tiba di negara itu melalui udara atau laut (feri), termasuk penumpang yang melakukan transfer penerbangan dan anak-anak di bawah 12 tahun, harus mengisi formulir kontrol kesehatan sebelum mereka memulai perjalanan.

Setelah mengisi formulir, pengunjung akan mendapatkan kode QR yang harus ditunjukkan sebelum memasuki pesawat dan saat tiba di Spanyol.

6. Uni Emirat Arab (UEA)

Uni Emirat Arab (UEA) juga sudah bisa dikunjungi wisatawan, termasuk dari Indonesia.

Laman resmi pemerintah Uni Emirat Arab mengumumkan warga dari seluruh negara boleh mengunjungi UEA untuk berwisata dengan syarat mereka harus menerima dosis lengkap dari salah satu vaksin COVID-19 yang disetujui WHO.

Mereka juga harus melakukan tes PCR cepat di bandara.

7. Mesir

Mesir telah membuka negaranya untuk pariwisata.

Walaupun begitu, beberapa pembatasan akibat COVID-19 masih diberlakukan.

Egypt Online Visa mengumumkan pengunjung luar negeri yang bepergian ke Mesir selama pandemi harus menunjukkan sertifikat tes PCR negatif yang dicetak pada saat kedatangan.

Baca Juga :   Balon Api Hamas Dibalas Bom Oleh Israel, Sasar Fasilitas Produksi Senjata

Sertifikat ini diterima dalam bahasa Arab atau Inggris.

Sertifikat medis tes virus corona harus dikeluarkan tidak lebih dari 72 jam sebelum penerbangan ke Mesir.

8. Swiss

Swiss juga membuka negaranya untuk pendatang asing, termasuk dari Indonesia.

Negara ini menerima wisatawan luar negeri yang telah divaksinasi lengkap.

Melansir laman resmi Pariwisata Swiss, turis yang belum divaksin harus menunjukkan dua hasil tes negatif, satu saat masuk ke Swiss dan satu lagi dilakukan setelah empat hingga maksimal tujuh hari.

Baca Juga :   Para Peneliti Sebut Dua Dosis Vaksin Pfizer atau AstraZeneca Ampuh Tangkal COVID-19 Delta

9. Brazilia

Pemerintah Brazilia membuka perbatasan negaranya untuk dikunjungi oleh hampir seluruh wisatawan mancanegara, termasuk Indonesia.

Setelah melakukan penutupan pada 2020, perbatasan Brazilia sekarang terbuka, termasuk bagi semua turis, untuk masa inap hingga 90 hari, seperti dilansir dari CNN.

Dalam beberapa bulan di 2021 ini, Brazilia memberlakukan pembatasan pada kedatangan turis dari Inggris, India, dan Afrika Selatan, termasuk memberlakukan karantina, tetapi aturan ini telah dicabut.

10. Arab Saudi

Arab Saudi telah mencabut larangan masuk bagi ekspatriat dari 20 negara di dunia, termasuk Indonesia sejak akhir Agustus 2021.

Melansir Arab News, syaratnya, ekspatriat tersebut sudah divaksinasi COVID-19 di Arab Saudi sebelum pulang ke negara asal mereka.

Selain itu, mereka juga harus menjalani protokol kesehatan yang berlaku dari pemerintah setempat ketika sudah masuk ke Arab Saudi. (brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI