SIMAK, Keistimewaan Bulan Rabiul Awal Merupakan Kegembiraan Umat

Oleh Ustadz Muhammad Rijal Fathoni, S.Pd.I

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Dalam Bulan Hijriyah ada terdapat 12 bulan, yang di awali dengan Bulan Muharram, Safar, Rabiul Awal, Rabiul Akhir, Jumadil Awwal, Jumadil Akhir, Rajab, Sya’ban, Ramadan, syawal, Dzulqodah, Dzulhijjah.

Di dalam 12 bulan tersebut ada terdapat satu bulan, yang mana pada itu bulan di lahirkannya manusia yang paling sempurna, makhluk terbaik di alam semesta, dan kelak akan memberi syafaat kepada seluruh Manusia, yaitu bulan Rabiul awwal bulan dimana dilahirkannya junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Diantara kenikmatan yang paling besar, yang Allah berikan kepada kita selain iman dan islam, ialah dijadikannya kita sebagai Umat Nabi Muhammad SAW. karena kita Umat Nabi Muhammad ini adalah Umat yang paling disayang oleh Allah, paling dicintai oleh Allah, dan yang paling di kasihi oleh Allah, sebagaimana Sabda Nabi Muhammad SAW. :

“Umatku adalah Umat yang paling disayang oleh Allah, tidak ada azab kelak pada hari kiamat”.

Kita bukan hanya umat yang disayang oleh Allah, tetapi juga dicintai oleh Rasulullah, sebagaimana diceritakan ketika Nabi Muhammad sedang sakit-sakitan, maka datanglah Malaikat Azrail kehadapan Beliau, berkata :

“Ya Rasulallah, hamba diperintah oleh Allah untuk menghadap engkau, jikalau mau aku cabut akan nyawa engkau, maka aku cabut, namun apabila menolak, maka aku akan pergi”

Apa yang keluar dimulut Nabi kita Muhammad ketika Malakal Maut ada dihadapan Beliau ? yang keluar di mulut Nabi buka  mencari istri beliau yang bernama Siti Aisyah, bukan pula anak Beliau yang bernama Fatimah, namun yang keluar adalah : “Bagaimana keadaan umatku setelah kematianku Wahai Malaikat Jibril ??.

Baca Juga :   Presiden Resmi Melantik Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dan Wagub H Muhidin

mendengar hal yang demikian itu Malaikat Jibril tertunduk tiada mampu menjawab pertanyaan Nabi kita Muhammad.

Baca Juga :   Perpustakaan Nasional Beri Penghargaan Kepada Gubernur Kalsel, Indeks Pembangunan Literasi Tertinggi

Namun Allah SWT. mendengar keluh kesah kekasihnya, Allah SWT. memberi jawaban kepada Nabi kita Muhammad, yang mana ini jawaban menggembirakan hati Nabi kita Muhammad dan kita Umat Nabi Muhammad.

Jawaban Allah SWT. :

“Bergembiralah wahai kekasihku Muhammad, Aku tidak akan menghinakan dan menyia-nyiakan umatmu wahai Kekasihku selama-lamanya, dan bahwasanya aku haramkan ini surga dimasuki oleh seluruh umat, sebelum engkau dan kekasih engkau memasukinya “

Mendengar akan pernyataan Allah SWT. yang demikian itu barulah Nabi kita Muhammad bersedia dicabut ruhnya. Semoga pada awwal bulan Rabiul Awwal ini, kita memohon kepada Allah agar kiranya kita dimasukkan dalam kelompok Umat Nabi Muhammad SAW. (*)

Editor : Hasby

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Juga :   Perpustakaan Nasional Beri Penghargaan Kepada Gubernur Kalsel, Indeks Pembangunan Literasi Tertinggi

spot_img

TERBARU HARI INI