Pencarian Tiga Korban Tenggelam di Bendungan Batang Alai HST Sempat Dihentikan, Ini Penyebabnya


WARTABANJAR.COM, BARABAI – Pencarian tiga korban tenggelam di Bendungan Batang Alai atau Bendungan Wawai, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), tadi malam sempat dihentikan.

Keputusan menghentikan pencarian itu diambil oleh tim gabungan setelah melihat situasi air yang semakin naik dan arusnya semakin deras.

“Tadi malam dihentikan melakukan pencarian korban dikarenakan arus air berbahaya bagi keselamatan relawan,” ujar rekanan Brekly 17 PMK Ramu, Selasa (23/11/2021) pagi.

Sementara pagi ini, terpantau kondisi air Bendungan Batang Alai, yang merupakan titik nol tenggelamnya tiga korban, masih terlihat deras dan tinggi.

Meski demikian, tim relawan sudah bersiap untuk melakukan pencarian dengan penyisiran di sekitar lokasi bendungan.

Pagi ini terpatau, tim gabungan melakuan apel persiapan untuk melakukan pencarian kembali.

Pagi ini, selain tim relawan dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan, kini tim dari Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar juga sudah bergabung.

“Pagi ini tim relawan sudah berkumpul di Sekretariat Kerukunan BPK HSS. Sudah bergabung juga BPK Sedap Martapura, MTA Banjarbarau, dan Borneo Rescue Banjarbaru,” ujar Brekly 17 PMK Ramu.

Memang pencarian ini tidak hanya dilakukan oleh tim dari Hulu Sungai Tengah, namun dibantu juga relawan kabupaten tetangga, yakni dari Hulu Sungai Selatan (HSS)

Dari HSS, antara lain Unit Pangdam, tim dari Al Husaini, Datu Petinggi, Darunnajah Nagara, unit Gerilya, tim PMK Ramu, PLTU Angkinang, Bhalink Bhalink Rescue.

Personel yang turun dari tim HSS ini jumlahnya mencapai 30 orang.

“Selain tim kerukunan HSS tersebut, di luar kerukunan juga ada tim relawan HSS yang turut membantu pencarian,” ujar Brekly 17 PMK Ramu

Baca Juga :   Penemuan Mayat Laki-laki di Tepi Sungai Barito Sekitar Pulau Bromo

Selain menerjunkan para personel, tim gabungan tersebut juga membawa peralatan antara lain penerangan, pelampung, dan perahu karet.

Tim gabungan yang kumpul di Sekretariat Kerukunan BPK HSS bersiap menuju lokasi Bendungan Wawai. (st-rekanan)

Diwartakan sebelumnya, Polri, TNI, BPBD, Tim Relawan dan masyarakat sekitar masih melakukan pencarian tiga orang korban tenggelam di lokasi irigasi Batang Alai Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Senin (22/11/2021) malam.

Kapoles HST, AKBP Sigit Hariyadi melalui Kapolsek Batang Alai Selatan, Ipda Erikson kepada wartabanjar.com mengatakan, pada hari ini Senin (22/11/ 2021) sekitar pukul 15.00 wita ketiga korban tersebut memancing dilokasi Irigasi Batang Alai Desa Labuhan Kecamatan Batang Alai Selatan Kabupaten HST.

Kemudian ada salah satu korban bernama Jery yang sendalnya terjatuh kedalam sungai Irigasi Batang Alai, tiba- tiba air sungai pasang mendadak.

Melihat korban Jery terbawa arus kemudian temannya bernama Arga berusaha membantu dengan cara terjun atau loncat kedalam sungai Irigasi Batang Alai.

Namun air sungai semakin pasang sehingga Jery dan Arga juga terbawa arus.

Selanjutnya datang Manto membantu kedua korban dengan cara memberikan sepotong bambu kepada kedua korban namun Manto juga ikut terseret arus sungai Irigasi Batang Alai dan tenggelam. (bjg/dyn/ehn)

Editor: Erna Djedi

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI