Pemuda Tewas Dengan 4 Luka Tusuk di Gang Serumpun Pelambuan, Begini Kronologisnya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Seorang pria tewas terbunuh, setelah mendapat luka tusukan ditubuhnya, di Jalan Setoyo S, Gang Serumpun Rt 57, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kamis (7/10/21) dini hari.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, korban bernama Ahmad Muzakir (22), Warga Gg. Serumpun, Rt. 48, Kel. Pelambuan, Kec. Banjarmasin Barat.

Menurut penuturan Aan (49), pemilik rumah tempat kejadian, saat itu dirinya sedang tidur, lalu terbangun mendengar suara seperti barang jatuh.

“Sekitar pukul 2 subuh, saya terbangun setelah mendengar seperti suara bruuuk, di luar rumah,” ujarnya, ditemui wartabanjar.com, Kamis (7/10/2021) sore.

Namun, karena saat itu Aan sedang sakit pinggang jadi tidak bisa langsung bangun.

Setelah sakitnya agak mendingan, barulah Aam bangun untuk mengecek asal suara.

“Lalu setelah agak mendingan sakitnya, saya coba keluar rumah untuk memeriksa suara tersebut,” ucap pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ini.

“Pas saya sudah di luar, saya melihat kursi-kursi didepan rumah sudah berhamburan dan juga ada darah yang berceceran di jalan, namun tidak ada orangnya di situ,” tambah Aan.

Setelah itu, Aan pun merapikan kembali kursi-kursi yang terhambur tersebut dan juga membersikan ceceran daerah teraebut.

Sementara itu, Yusran (50) warga yang sempat menolong korban, yang tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, saat itu saya sedang tidur, setelah kurang lebih sekitar jam 2 subuh lewat, ada yang mengetuk rumahnya. .

“Kebetulan anak saya masih belum tidur saat itu, jadi dia yang mendengar ketokan tersebut, namun karena tidak berani membuka pintu, ia pun membangunkan saya,” ucapnya

Baca Juga :   Personel Gabungan Kota Banjarbaru Lakukan Penyekatan Mobilitas Masyarakat

“Setelah saya bangun, saya pun coba memeriksa melalui celah gorden, lalu saya melihat ada orang sudah terkapar dihalaman depan pintu rumah saya, dengan kondisi sudah berdarah-darah,” lanjutnya.

Baca Juga :   ULM Buka Program Doktor (S3) Studi Pembangunan, Catat Tanggal Pendaftarannya

Yusran juga mengatakan, saat ia menemukan korban saat itu, korban masih bernafas.

“Korban saat itu masih bernafas, namun tidak bisa berbicara lagi,” katanya.

Melihat hal tersebut, lantas Yusran langsung meminta bantuan kepada warga setempat dan juga kepada penjaga yang sedang bertugas di pos TNI di depan.

Setelah itu, ia pun langsung memanggil pihak keluarganya, yang kebetulan ia kenal dengan si korban.

Tidak lama kemudian, saudara korban pun datang dan langsung membawa korban ke Rumah Sakit TPT, yang tidak jauh dari situ.

Sementara itu, Rujiah (50), ibu korban mengatakan, ia juga tidak tahu dan tidak menduga akan terjadi kejadian seperti ini.

“Saya juga dapat kabar setelah korban sudah berada di RS dan sudah dalam keadaan meninggal dunia,” tuturnya.

Sesampainya ibu korban di RS, ternyata memang benar korban tersebut adalah anaknya.

Rujiah juga mengungkapkan, kalau di tubuh korban terdapat empat buah mata tusukan, yang diduga memebuat korban sampai meninggal dunia.

“Dua luka tusuk dibagian dada sebelah kanan dan juga dua luka tusuk di bagian pinggang,” ungkap ibu korban. (qyu)

Editor: Erna Djedi

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI