Meriahkan Hari Santri Nasional, Digelar Berbagai Lomba di Martapura

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Memeriahkan Hari Santri Nasional di Kabupaten Banjar, digelar berbagai lomba. Hari kedua, Sabtu (23/10/2021), ada empat cabang lomba, dua diantaranya di RTH Ratu Zalecha yakni pidato Bahasa Arab dan Musabaqah Tilawatil Quran.

Peserta mengikuti lomba Bahasa Arab ini ada 23 santri dan Musabaqah Tilawatil Quran diikuti 28 santri.

Sedangkan lomba Musabaqoh Qiro’atul Kutub diikuti 20 santri dan maulid habsyi ada 12 kelompok yang digelar di Aula Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.

Mengingat masih dalam pandemi Covid-19, peserta, pendamping serta panitia pelaksana lomba diharuskan menerapkan protokol kesehatan ketat, guna mencegah terpapar Covid-19.

Peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Banjar Tahun 2021 mengusung tema “Bertumbuh, Berdaya, Berkarya”, dengan harapan, dapat meningkatkan dan mengembangkan bakat dan kompetensi para santri dan santriwati agar bisa memiliki peran  dalam mengisi pembangunan daerah disegala sektor.

Pengumuman pemenang untuk semua cabang lomba akan diumumkan panitia pelaksana pada penutupan Hari Santri Nasional dihari ketiga, Minggu (24/10/2021) besok, di panggung utama Alun-alun Ratu Zalecha Martapura.

Kegiatan itu digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar bekerjasama dengan Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banjar. Dibuka oleh Bupati Banjar H Saidi Mansyur pada Jumat (22/10/2021) kemarin.

Dalam sambutannya kemarin, Bupati Banjar, H Saidi Mansyur mengucapkan selamat atas Peringatan Hari Santri Nasional Kabupaten Banjar Tahun 2021.

Dia mengatakan bahwa peringatan Hari Santri adalah hari untuk memperingati peran besar para kyai dan santri dalam perjuangan melawan penjajahan bangsa asing.

Peringatan Hari Santri Nasional tidak terlepas dari peran besar KH. Hasyim Asy’ari pendiri organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Tanah Air Nahdlatul Ulama, dalam melawan penjajah Belanda, Beliaulah orang yang mendukung upaya kemerdekaan dengan menggerakkan, mengajak rakyat dan juga santri-santri melalui fatwa jihad yang kemudian dikenal sebagai resolusi jihad, melawan penjajah Belanda pada Tanggal 22 Oktober 1945.

Baca Juga :   Pansus Harapkan Raperda Kerja Sama Antar Daerah Dirasakan Manfaatnya Oleh Masyarakat

“Saya sangat bersyukur, hari ini dapat bersilaturrahmi dan berada bersama ulama, tuan guru, para santri dan keluarga besar pondok pesantren dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2021 yang pada tahun ini mengusung tema Bertumbuh, Berdaya, Berkarya,” ungkapnya.

Melalui tema Hari Santri Nasional tahun 2021 “Bertumbuh, Berdaya, Berkarya”, diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan bakat dan kompetensi para santri dan santriwati agar para santri bisa memiliki peran mengisi pembangunan daerah disegala sektor. (bjr)

Editor : Hasby

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI