Lembaga Etik Uniska MAB Banjarmasin Masih Lakukan Investigasi Terhadap Kasus Catcalling Mahasiswinya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Sempat ramai pemberitaan, kasus catcalling (pelecehan seksual di tempat umum) yang menimpa seorang mahasiswi Uniska MAB Banjarmasin, akhirnya pihak Kampus Uniska pun angkat bicara.

Terkait kasus tersebut, pihak Uniska MAB Banjarmasin, telah membentuk tim investigasi untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tersebut.

Abdul Malik, Rektor Uniska MAN Banjarmasin mengatakan, saat ini pihaknya sedang dalam proses investigasi terkait kasus tersebut.

“Jadi saat ini semua staff yang terlibat dalam bidang tersebut, sudah menandatangani surat pernyataan di atas materai 10 ribu. Yang mana bila terbukti melakukan kesalahan, mereka siap menerima sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku di Uniska,” ujar Rektor, kepada awak media, saat jumpa pers di Uniska Banjarmasin, Senin (4/10/21) siang.

Rektor juga mengkapkan, proses investigasi masih terkendala minimnya informasi dan juga tidak tahunya identitas korban.

“Jadi di sini kami masih terkendala dengan keterbatasan informasi korban, sementara korbannya sendiri sampai saat ini masih belum ada laporan ke pihak kampus,” beber Abdul Malik.

Jadi kami berharap agar korban bisa keluar dan berbicara kepada kami, agar proses investigasi bisa berjalan lancar dan bisa cepat selesai.

“Untuk korban tidak perlu takut, korban pasti kami lindungi. Kalau korbannya mau berbicara, kasus ini pun bisa cepat selesai,” tuturnya.

“Jadi di sini pihak Uniska bukannya diam, tetapi kami terus melakukan investigasi sampai masalah ini selesai. Karena kami juga tidak ingin masalah ini terus ngambang atau sebagainya,” tambah Rektor Uniska.

Baca Juga :   Direktur dan Karyawan Amanah Borneo Park divaksin Covid 19, Bikin Pengunjung Tambah Aman dan Nyaman

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Uniska MAB Banjarmasin, Mohammad Zainul, juga turut menambahkan pihaknya sudah berkomitmen, jika ada pelanggaran-pelanggaran sekecil apapun yang terjadi di Uniska ini, akan langsung ditindak.

Baca Juga :   BREAKING NEWS : Pondok Pesantren Al Falah Putra Banjarbaru Terbakar

“Oleh sebab itu, di Uniska ini ada lembaga etik yang akan menangani setiap persoalan yang terjadi di Uniska, tidak hanya yang di kalangan mahasiswa, tetapi juga di semua komponen-komponen yang ada di Uniska, pasti akan kami tindak,” ucap Zainul.

Wakil Rektor 1 Uniska itu juga menegaskan, tidak akan melindungi apabila terdapat stafnya yang melakulan kesalahan dalam melakukan pelayanan.

Sementara itu, Adwin Tista, Ketua Lembaga Etik Uniska MAB Banjarmasin mengakui sudah mengantongi satu nama yang diduga melakukan catcalling tersebut.

“Memang sudah ada 1 orang yang kita duga, hanya saja yang bersangkutan tidak merasa melakukan hal tersebut,” kata Adwin.

Kendati demikian, hingga saat ini tim investigasi masih belum bisa memberikan sanksi kepada oknum yang diduga melakukan catcalling terhadap korban yang merupakan salah satu mahasiswi Uniska MAB Banjarmasin, lantaran masih belum dapat keterangan dari pihak korban.

Karena pihaknya tidak ingin percaya begitu saja secara sepihak, dan berharap korban bisa melapor ke pihak tim investigasi atau pun Rektorat Uniska MAB Banjarmasin.

“Jadi kalau korban sudah melapor, sehingga mempermudah proses investigasi, dan yang terduga pelaku catcalling pun tidak bisa berdalih lagi,” pungkas Adwin. (qyu)

Editor: Yayu Fathilal

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI