KRI Dewa Ruci Bakal Kembali Kunjungi Banjarmasin, Berikut Jadwal dan Kegiatannya

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan siap menyambut kedatangan peserta pelayaran Muhibah Budaya dan Jalur Rempah 2021, Banjarmasin menjadi salah satu titik simpul tempat singgah.

Diungkapkan Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA di hadapan tim yang melakukan audiensi, di Setdaprov Kalsel, Senin (21/6/2021).

Muhibah Budaya bertujuan menguatkan jati diri bangsa, mengenal kearifan budaya setempat, dan merayakan ketersambungan budaya Jalur Rempah.

Safrizal langsung meminta instansi terkait yakni dinas pariwisata, dinas perhubungan, dinas peikanan dan kelautan, serta dinas pemuda dan olahraga setempat, agar mempersiapkan kepanitiaan.

‘Saya minta kepala dinas untuk membentuk kepanitiaan dan menyusun rundown local,” katanya, setelah mendapat paparan tim kementerian.

Safrizal juga menyarankan, setelah kepanitiaan lokal terbentuk dan mendapat breafing dari tim pusat, rencana kegiatan ini diekspos ke media di daerah, sehingga diketahui masyarakat.

Namun diingatkan, karena masih pandemi covid-19, pelaksanaan kegiatan harus tetap memperhatikan protokol kesehatan ketat agar tidak menimbulkan kontra produktif.

Jumlah peserta yang akan mengikuti Muhibah Budaya Jalur Rempat dari setiap koridor pelayaran sebanyak 125 peserta. Seluruh peserta yang akan mengikuti jalur rempah akan disebar ke dalam lima titik pergantian atau pertukaran peserta yakni Ambon, Makassar, Tanjung Uban, Padang, dan Jakarta.

Proses penyambutan di Kalsel dijadwalkan pada 20 Agustus dan pelepasan 23 Agustus 2021. Peserta akan mengunjungi beberapa situs sejarah seperti Makam Sultan Suriansyah, Museum Wasaka, dan lain-lain.

Melalui pagelaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah ini diharapkan masyarakat khususnya  para generasi muda dapat melihat betapa besar dan hebatnya Indonesia serta membakar semangat mereka untuk selalu mencintai dan menjaga Indonesia.

Baca Juga :   Truk Tersangkut Portal Jembatan, Jalur Handil Bakti-Cemara Ujung Macet Parah

Kegiatan yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari Banda, pada 17 Agustus 2021, hingga Surabaya, pada 28 Oktober 2021.

Baca Juga :   Truk Tersangkut Portal Jembatan, Jalur Handil Bakti-Cemara Ujung Macet Parah

Muhibah Budaya merupakan pelayaran menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewa Ruci dan kapal latih Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut. Kapal-kapal tersebut membawa pemuda pemudi pilihan dari 34 provinsi untuk napak tilas jalur rempah Nusantara.

Pelayaran ini akan menyusuri titik-titk Jalur Rempah Nusantara di antaranya terdapat 13 titik yang dipilih pada 2021. Titik rempah yang akan disusuri oleh pelayaran ini antara lain Banda Neira, Ternate, Makassar, Banjarmasin, Bintan, Medan, Lhouksemawe, Padang, Banten, Jakarta, Semarang, Beno, dan berakhir di Surabaya. (smn)

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here
Baca Juga :   80 KK di Desa Maju Bersama Tanahbumbu Akhirnya Mendapat Aliran Listrik

spot_img

TERBARU HARI INI