Joko Susilo Menahan Kesedihan Saat Ucapkan Kata Perpisahan dengan Persik Kediri

WARTABANJAR.COM, BANDUNG – Laga Persik Kediri melawan PSS Sleman di pekan keenam BRI Liga 1 2021/2022 menjadi laga terakhir bagi Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo.

Sebelum laga berlangsung, ia dan manajemen sepakat mengakhiri kerja sama. Keputusan tersebut diambil manajemen karena pelatih yang akrab disapa Gethuk itu dirasa gagal memenuhi ekspektasi.

Seusai laga menghadapi PSS Sleman, ia resmi berpamitan kepada pemain, tim pelatih dan juga ofisial.

Ia merasa terkesan dengan iklim kekeluargaan yang terbangun di tim berjuluk Macan Putih tersebut selama dua musim ini.

Rasa kekeluargaan antara pemain, pelatih, dan ofisial yang membuat tim dalam kondisi solid.

Joko Susilo sambil terbata-bata menahan kesedihan mengucapkan terima kasih kepada manajemen Persik Kediri yang telah memberinya kepercayaan.

“Luar biasa sekali, jadi di luar dan di dalam sangat kontras. Di dalam kami sangat harmonis seperti keluarga dan bekerja keras semuanya,” tutur mantan pelatih Arema dilansir situs PT LIB.

“Di luar tentu beda ya kondisinya karena itu juga situasi yang saya bayangkan karena di dalam bagus sekali,” sambungnya.

Selepas kepergian Joko Susilo untuk sementara Persik kediri dikendali asisten pelatih, Alfiath.

Performa tim sepanjang seri 1 enam laga sangat tidak memuaskan.

Dany Saputra dkk meraih satu kali kemenangan, dua hasil imbang dan tiga kalih kekalahan. Sehingga menempatkan Persik di posisi ke 15 klasemen sementara BRI Liga 1 2021/2022. (edj)

Editor: Erna Djedi

Baca Juga :   Liga Inggris: Peluang MU Rebut Takhta Klasemen dari Liverpool Terbuka

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI