Jalani Rehabilitas Di BNNK Banjarmasin, Seorang Penyintas Berhasil Keluar Dari Jerat Narkoba

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarmasin, menggelar Konferensi Pers Rehabilitas Pecandu Narkoba, di kantor BNNK Banjarmasin, di jalan Pangeran Hidyatullah, Kelurahan Banua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Timur, Selasa (23/11/21) siang.

Kepala BNNK Banjarmasin, Kompol Uskiansyah, mengatakan, kegiatan rehabilitas ini merupakan upaya BNN untuk membantu para pecandu Narkoba, agar bisa terlepas dari jeratan Narkoba tersebut.

Dalam kegiatan kali ini, juga turut dihadirkan seorang penyintas narkoba, yang telah berhasil keluar dari jerat dunia barang haram tersebut.

“Jadi disini juga sudah ada salah satu pasien kami yang sudah terbilang bebas dari pengaruh Narkoba dan bisa menjalani kehidupannya dengan lebih baik lagi,” ujar Kompol Uskiansyah, kepada awak media.

“Walaupun dulunya, ia sempat terjerat dalam dunia narkoba dan sempat masuk ke dalam rehabilitasi rawat jalan, namun akhirnya ia bisa berhasil keluar dari jeratan narkoba, setelah menjalani rehabilitas dengan niat dan semangat yang kuat,” tambahnya.

Kompol Uskiansyah juga menuturkan, keberhasilan rehabilitas ini, tidak semerta-merta hasil dari kerja keras BNN sendiri, melainkan juga berkat bantuan dan dukungan dari pihak keluarga pasien pasien pula.

“Karena saat dalam masa rehabilitasi, dampingan, semangat dan dukungan keluarga, baik itu orang tua, saudara dan teman-temannya itu sangat berpengaruh dalam proses rehabilitas untuk pasien,” tuturnya.

Sementara itu, menurut pengakuan seorang penyintas Narkoba, yang berinisial A, ia sudah mulai menggunakan narkoba sejak dibangku SMA.

“Kurang lebih 8 tahunlah, sejak dibangku SMA, saya menggunakan narkoba,” ucap si A.

“Awalnya cuma coba-coba namun karena merasa nikmat, lalu berkelanjutan menggunakan barang tersebut. Kalau untuk 5 tahun pertama itu masih terbilang biasa saja, yang cukup parahnya itu untuk 3 tahun terakhir sebelum saya direhab,” lanjutnya.

Baca Juga :   Zairullah Minta Semua Camat di Tanbu Tempati Rumah Dinas

Ia juga mengungkapkan, kalau dirinya sudah pernah menggunakan beberapa jenis narkoba.

“Yang pernah saya gunakan itu jenis sabu dan juga extacy atau inex,” bebernya.

Sebelum memutuskan untuk rehabilitasi, ia sempat takut untuk meminta bantuan untuk direhabilitasi, lantaran takut keluar pekerjaannya pada saat itu, namun karena tekadnya sudah bulat ingin keluar dari jeratan narkoba, maka ia memutuskan untuk meminta bantukan kepada para ahli di BNNK Banjarmasin.

“Setelah dipikir-pikir lagi, dari pada saya lebih hancur lagi, lebih baik saya direhab saja, walaupun saya harus keluar dari pekerjaan saya juga tidak masalah, dan segala resikonya juga akan saya tanggung, asalkan saya bisa sembuh,” tutur si A.

Ia juga membeberkan, kalau dirinya sempat menjalani rehabilitas kurang lebih selama 3 bulan di BNNK Banjarmasin.

“Selama rehab, yang saya jalani itu ada 8 kali pertemuan. Yang mana dalam 8 kali pertemuan itu saya dibina dengan baik oleh para ahlinya, sampai saya benar-benar bisa terlepas dari penggunaan narkoba,” katanya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak BNNK Banjarmasin, yang sudah mau membantu dirinya sampai terlepas dari dunia hitam itu.

“Awalnya saya mau bingung juga mau kemana, setelah cari-cari info ternyata ada layanan rehabilitas di BNNK kota Banjarmasin, terlebih lagi layanan rehabilitasi itu gratis, jadi saya mengucapkan terimakasih banyak kepada BNNK Banjarmasin,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat, agar jangan sampai terjerumus kedalam dunia narkoba, karena resikonya sangatlah berbahaya.

“Narkoba itu memang nikmat saat digunakan, hanya saja kenikmatannya hanya sesaat dan membuat kita candu. Namun dibalik kenikmatan itu semua, banyak resika yang berbahaya, seperti rusaknya tubuh kita dan juga ancaman pidana karena hal tersebut melanggar hukum,” jelasnya.

Baca Juga :   Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Sudah Berikan Vaksin Covid 19 Kepada Pedagang di Pasar Cempaka dan Pasar Lama

“Jadi bagi yang belum pernah mengggunakan, sebaiknya jangan pernah coba-coba menggunakannya dan bagi yang sudah terlanjur menggunakannya, sebaiknya cepat mengikuti program rehabilitas, sebelum semuanya terlambat,” pungkasnya. (Qyu)

Editor Restu

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI