Gelar Vaksinasi Massal, BIN Kalsel Sasar Pelajar Madrasah se Kota Banjarmasin dan Lakukan Metode Door to Door Untuk Para Lansia

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Dalam membantu upaya pemerintah untuk mempercepat proses vaksinasi di Kalimantan Selatan (Kalsel) guna mencapai Herd Immunity 70%, Badan Intelijen Negara (BIN) Kalsel melalui Korwil Banjarmasin, menggelar Vaksinasi massal di MTSN Al-Ikhwan, Senin (22/11/21) pagi.

Ketua BIN Daerah (Kabinda) Kalsel, Brigjen Pol Dr. Heri Armanto S.H, M.Si melalui Korwil Banjarmasin, Alfian P, mengatakan vaksinasi kali ini ditargetkan untuk siswa dan siswi madrasah se Kota Banjarmasin serta masyarakat umum.

“Untuk hari ini kami sudah menyediakan sebanyak 680 dosis vaksin dengan jenis Sinovac,” ujar Alfian kepada wartabanjar.com.

Gelar vaksinasi massal COVID-19, BIN Kalsel sasar pelajar madrasah se Kota Banjarmasin dan lakukan metode door to door untuk para lansia, Senin (22/11/2021). Foto: wartabanjar.com/Iqnatius

Selain menggelar vaksinasi di sekolah tersebut, pihaknya juga menggelar vaksinasi dengan metode door to door (rumah ke rumah), untuk mempermudah para lansia agar tidak perlu berjalan terlalu jauh dan juga tidak perlu mengantri lama untuk bervaksin.

“Karena untuk lansia sendiri itu kebanyakannya terkendala dengan mobilisasinya, oleh sebab itu kita gunakan metode door to door, kita bawa tim medisnya ke sana, lalu kita vaksinkan di tempat,” tuturnya.

“Karena para lansia juga menjadi titik fokus pemerintah juga, sementara untuk di Banjarmasin sendiri per 21 November kemaren masih di angka 34% untuk di dosis pertama,” tambah Alfian.

Selain menggelar vaksinasi, pihaknya juga memberikan bantuan berupa sembako kepada para lansia yang mengikuti vaksinasi.

Alfian juga menuturkan, pihaknya akan selalu siap membantu pemerintah dalam pencapaian daerah yang herd immunity.

“Jadi kapan pun diminta membantu, kami selalu siap,” ucap Alfian.

Sementara itu, salah satu murid yang mengikuti vaksinasi, Muhammad Nazmi (14), mengatakan ini merupakan vaksinasi pertamanya.

“Soalnya vaksin merupakan syarat untuk menjalani sekolah tatap muka dan juga sebagai syarat untuk masuk ke SMA nanti. Jadi untuk itulah saya mengikuti vaksinasi ini, walaupun rasanya sakit,” kata Nazmi kepada awak media usai menjakani vaksinasi tersebut.

Baca Juga :   Tak Ada Lagi Warga Isolasi, Nakes di Isoter BBPPKS Ditarik ke Dinkes Banjarmasin

Selain itu, salah satu warga Kuripan, Noorbaiti (63) yang juga peserta vaksinasi, mengaku ini merupakan vaksin yang pertama baginya.

“Karena sebelumnya saya tidak bisa bervaksin karena terkena darah tinggi, jadi terpaksa harus ditunda dulu,” beber Noorbaiti kepada awak media usai menjalani vaksinasi di rumahnya.

Ia juga menuturkan, orang yang di usianya saat ini agak susah kalau harus ke puskesmas atau tempat vaksinasi lainnya, karena faktor kondisi fisik, penglihatan dan juga pendengaran yang sudah menurun.

Dengan adanya vaksinasi metode door to door yang dilakukan oleh BIN Korwil Banjarmasin bersama nakes ini, sangatlah membantu para lansia dalam mendapatkan vaksinasi.

“Kalau seperti ini, jadi kami yang tua-tua ini, jadi lebih mudah dan terbantu lah, jadi tidak harus capek-capek berjalan jauh dan juga mengantre terlalu lama,” pungkasnya. (qyu)

Editor: Yayu Fathilal

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI