Cimut Peragakan 39 Adegan Saat Bunuh Kuranji di Jalan Padmaraga Amuntai

WARTABANJAR.COM, AMUNTAI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rekonstruksi pembunuhan yang sempat hebohkan warga Jalan Padmaraga, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.

Dalam rangkaian reka ulang pembunuhan tersebut, polisi menghadirkan pelaku AS (32) alias Cimut dan beberapa saksi.

Setidaknya ada 39 adegan yang berlokasi di sebuah Pos Kamling RT 1 Kelurahan Kebun Sari di tepian Sungai Negara.

Reka ulang adegan perkara ini menjadi pusat perhatian warga sekitar, meski untuk menuju TKP sempat dipasangi police line.

Selain menghadirkan pelaku dan para saksi, rekonstruksi ini juga disaksikan pengacara tersangka dan jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri HSU.

“Hari ini kita merekonstruksi kembali kasus, sehingga di pengadilan nanti bisa dituntut pasal 340 KUHP,” kata Kapolres HSU, AKBP Afri Darmawan, usai pelaksanaan rekonstruksi, Rabu (6/10/2021) siang.

Atas kasus ini pelaku dapat dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Dijeratnya tersangka dengan pasal pembunuhan berencana, karena pada reka adegan ke 8, Cimut ternyata terpikir untuk mengambil senjata tajam sejenis pisau di rumahnya.

Karena TKP berada di sebuah Poskamling, Kapolres menegaskan pihaknya bakal terus melakukan operasi, di antaranya operasi yustisi di setiap Poskamling-Poskamling di wilayah hukum Polres HSU.

Kasat Reskrim Polres HSU, Iptu M Andi Patinasarani, mengatakan sebelum reka adegan di dalam laporan berjumlah 34, namun sproses rekonstruksi, ada beberapa adegan yang harus dimasukkan di dalam laporan, termasuk waktu korban berusaha meminta pertolongan warga hingga berada di warung warga.

Baca Juga :   Dikabarkan Kembali Dibuka, Tahura Sultan Adam Kembali Ditutup Karena Alasan ini, Pendaftaran Online Kunjungan Terpaksa Dibatalkan

“Semula 34 adegan rekonstruksi, namun menjadi 39, ada 5 adegan yang ditambahkan, diantaranya adegan saksi menolong korban setelah kejadian penusukan, mencari obat penutup luka, dan membawa korban ke rumah sakit,” jelas Kasat Reskrim.

Baca Juga :   Pemadaman Kebakaran di Muara Uya Kesulitan Dapatkan Air, "Api Masih Berkobar"

Sebagaimana diberitakan sebelumya, pembunuhan terhadap laki-laki berinisial RF atau disapa Kuranji, membuat geger warga pada Jumat (10/9/2021).

Korban RF terkapar akibat luka tusuk di sebuah Poskamling di tepian Sungai Negara.

Meski korban sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tak tertolong.

Anggota Jatanras Polres HSU akhirnya mengamankan pelaku AS (32) alias Cimut warga Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.

Akibat kejadian tersebut korban tewas oleh tusukan senjata tajam berupa pisau di bagian perut.

Pembunuhan saat kumpul di Poskamling, diduga akibat kesalahpahaman, sehingga terjadi cekcok berujung penusukan dengan senjata tajam.

Dalam rekonstruksi, terungkap sebelum terjadi pembunuhan pelaku bersama korban sempat menggelar pesta miras oplosan.

Diduga pelaku merasa dendam terhadap korban, karena perkataan yang menyinggungnya.

Barang bukti yang diamankan berupa pisau dapur, baju warna merah dan biru, dan sehelai celana jeans warna biru. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI