Anthony Sinisuka Ginting Putuskan Mundur dari Denmark Open 2021, Namanya Trending

WARTABANJAR.COM – Atlet badminton andalan tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting memutuskan mundur dari turnamen Denmark Open 2021.

Keputusan Ginting untuk mundur dari turnamen Denmark Open 2021 dikarenakan sakit di bagian pinggang.

Seperti dilansir dari akun Twitter BADMINTON INDONESIA, @INABadminton, akun twitter PBSI.

Rasa sakkt sudah dirasakan Ginting pada laga final Piala Thomas hari Minggu (17/10) lalu.

“Sebenarnya sudah terasa agak sakit di pinggang waktu pertandingan final Piala Thomas. Dan kemarin ada jeda istirahat dua hari.”

“Sempat coba recovery tapi mungkin gak cuma dengan dua hari. Jadi saya memutuskan untuk menarik diri dari Denmark Open,” ucap Ginting.

Dijelaskan Kasubid Pengembangan Sport
Science PP PBSI yang juga pelatih fisik, Iwan
Hermawan, otot pinggang Ginting mengalami Overuse.

“Ginting sakit bagian pinggang kalau ada
gerakan rotasi,” kata lwan.

“Sudah dicek dokter dan fisioterapi, ototnya
overuse setelah dua turnamen kemarin.”

Keputusan Ginting Mundur dari Denmark Open 2021 pun jadi trending Twitter.
Banyak dukungan mengalir untuk Ginting.

Roger C@asgardiants:

Overuse.. keputusan bagus utk mundur drpd
dpt cedera lbh parah. Sebuah tanggung jawab besar sbg MS no 1 yg jd andalan. Di Sudirman Cup main, di Thomas Cup punya tekanan sbg partai pertama. Dan dia menjalaninya dgn
sangat baik. Get well soon Ginting!

Ooniion Ring@OonionR :

It’s oke Ting, thank you for your fight. We
proud of you and always support u, gapapa
kamu sedang butuh istirahat kali ini. Take a
proper rest, see u on France open.

Baca Juga :   Daftar 33 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Persiapan Kualifikasi Piala AFC U-23

ayu@vorfreudebleue:

Gpp ting. dari pada ntar malah ada hal2 yg
gak diinginkan. Take a proper rest, masih ada French Open

Kita doakan semoga Ginting cepat pulih ya.(aqu)

Editor Restu

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI