Amalan Sunnah di Hari Jumat, Ingat Ada Waktu Mustajab untuk Berdoa

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Hari istimewa bagi umat Islam adalah hari Jumat.

Banyak amalan sunnah yang biasa dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Istimewanya hari Jumat disebut sebagai sayyidul ayyam yaitu hari yang juga disebut sebagai hari rayanya orang mukmin, dan hari yang paling utama setelah hari Arafah.

Banyak keutamaan di hari Jumat yang bisa diamalkan.

Sunnah Rasul dan keutamaan-keutamaannya di hari Jumat yang disebutkan di dalam beberapa Hadits:

Seperti dilansir dari pcnujember.or.id, berikut keutamaan dan amalan sunnah di hari Jumat:

  1. Dileburnya Dosa Antara Jumat Hingga Jumat Mendatang

Rasulullah SAW, bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال “الصلوات الخمس والجمعة إلى الجمعة ورمضان إلى رمضان مكفرات لما بينهن إذا اجتنبت الكبائر” . رواه مسلم

Diceritakan dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:

“Shalat lima waktu, Jumat ke Jumat, Ramadhan ke Ramadhan, itu merupakan penghapus dosa diantaranya, selama tidak melakukan dosa besar”. (HR. Muslim).

  1. Waktu Mustajab Dikabulkannya Doa

Rasulullah SAW, bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذكر يوم الجمعة فقال فيها ساعة لا يوافقها عبد مسلم وهو قائم يصلي يسأل الله شيأ إلا أعطاه إياه.]وأشار بيده يقللها[ . رواه البخاري ومسلم والنسائي وابن ماجه

Diceritakan dari Abu Hurairah RA, sesungguhnya Rasullah SAW, menyebutkan hari Jumat. Kemudian beliau bersabda:

“Di dalam hari jumat terdapat sebuah waktu yang apabila ada seorang hamba yang muslim, dia sedang berdoa pada waktu tersebut, maka permintaannya akan dikabulkan oleh Allah SWT.(belaiu berisyarah dengan tangannya tentang waktu itu yang sedikit)”. (HR. Bukhari, Muslim, An Nasa’I dan Ibnu Majah).

Baca Juga :   Astaga, Pejabat Kemensos Kena OTT KPK Dugaan Korupsi Bansos Pandemi Covid-19

3. Tidak Boleh Berbicara Saat Khutbah

Baca Juga :   Wapres Tegaskan Ketentuan Libur dan Mudik Lebaran Belum Diputuskan

Rasulullah SAW, bersabda:

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من تكلم يوم الجمعة والإمام يخطب فهو كمثل الحمار يحمل أسفارا والذي يقول له أنصت ليس له جمعة . رواه أحمد والبزار والطبراني

Diceritakan dari Ibnu Abbas RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa berbicara pada hari Jumat, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka dia bagaikan Keledai yang sedang membawa kitab (orang yang bodoh). Sedangkan orang yang menyuruh diam kepadaorang yang berbicara, ia tidak mendapatkan keutamaan Jumat seutuhnya”. (HR. Ahmad, Al Bazzar, dan At Tabrani).

  1. Membaca Surat Al–Kahfi

Rasulullah SAW, bersabda:

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال من قرأ سورة الكهف في يوم الجمعة أضاء له من النور ما بين الجمعتين. رواه النسائي والبيهقي

Diceritakan dari Abu Sa’id al Khudri RA, sesungguhnya Rasulullah SAW, bersabda:

“barang siapa membaca surat Al Kahfi di hari Jumat, maka hatinya akan di berikan sinar dari cahaya diantara dua Jumat”. (HR. AnNasa’i, dan Al Baihaqi).

  1. Memperbanyak Membaca Shalawat

Rasulullah SAW, bersabda:

عن أوس بن أوس رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة فأكثروا علي من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة علي قالوا يا رسول الله! كيف تعرض صلاتنا عليك؟ وقد أرمت. قال إن الله حرم على الأرض أن تأكل أجساد الأنبياء. رواه أبو داود

Diceritakan dari Aus bin Aus RA, ia berkata, Rasulullah SAW, bersabda:

“Sesungguhnya paling utamanya hari kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah membaca shalawat kepadaku di hari itu, karena sesungguhnya shalawat kalian di perlihatkan kepadaku. Para sahabat bertanya, bagaimana mungkin shalawat kami dapat tersampaikan kepadamu, sedangkan engkau sudah wafat?. Rasul menjawab: sesungguhnya Allah SWT, mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi”. (HR. Abu Daud).

Baca Juga :   Bukan Gempa Bumi, Ini Penyebab Kerusakan Rumah Parah Saat Gempa Malang Menurut BMKG
Baca Juga :   Densus Tangkap Gembong Bom Bali I di Lampung

Selain amalan-amalan di atas, terdapat banyak lagi amalan-amalan lain yang sunnah dikerjakan pada hari Jumat.

Seperti yang ditulis oleh Habib Hasan bin Ahmad bin Muhammad bin Salim Al-Kaf, di dalam kitabnya, Al Taqrirat Al Sadidah fi Al Masa’il Al Mufidah, di antaranya:

  1. Mandi Jumat
  2. Mengenakan baju yang bagus,terlebih warna putih
  3. Membersihkan diri, seperti memotong rambut, bulu dan kuku
  4. Memakai wangi-wangian
  5. Berangkat lebih awal ke Masjid;
  6. Berjalan kaki menuju Masjid;
  7. Memperbanyak dzikir saat menuju Masjid;
  8. Ziarah kubur, terlebih kemakam kedua orang tua yang telah meninggal; dan
  9. Shalat Tasbih.

Semoga amalan sunnah Jumat yang dilakukan mendapatkan rahmat dan ridha Allah SWT. (aqu)

Editor: Yayu Fathilal

BERITA LAINNYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERBARU HARI INI