WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Menara Masjid Baiturrahim di Kampung Baru Batulicin menjulang tinggi. Bangunan masjid bagian luar didominasi warna cokelat muda membuat tampilan rumah ibadah itu elegan.
Berlokasi di pinggir jalan raya, maka bagian basement masjid dijadikan lahan parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Bagian basement masjid juga dilengkapi mesin ATM Bank Kalsel.
Cukup luas, Masjid Baiturrahim memiliki empat lantai, termasuk lantai dasar untuk tempat parkir kendaraan. Lantai tiga dan empat masih dalam tahap pembersihan, agar keramik lantai makin licin.
Jamaah dari lantai dasar ke lantai satu menaiki anak tangga. Sesampainya di lantai dasar, ruang Imam tampak megah dengan tiang gerbang menjulang ke atas hingga langit-langit masjid, bagian kanan bertuliskan kaligrafi dengan lafaz Lailahaillallah dan bagian kanan Muhammadurrasulullah, antara bagian tiang imam kanan dan kiri membentang tempat running text menunjukkan waktu salat dan niat iktifaf di masjid.
Tersedia tangga eskalator dari lantai dua ke lantai tiga, selain juga ada anak tangga. Namun sayangnya, eskalator itu kini sudah tidak bisa dipergunakan lagi.
Berdasar penuturan seorang petugas keamanaan di Masjid Baiturrahim, Syaiful bahwa eksalator sudah lama rusak. Saat kondisi eskalator masih normal, sering dioperasionalkan saat Salat Jumat dan jamaah pun menggunakan tangga eskalator tersebut.
“Rusak, karena informasi yang saya dapat kalau memperbaiki biayanya cukup mahal,” ucap pria yang sudah sepuluh tahunan lebih menjadi security di Masjid Baiturrahim itu.