WARTABANJAR.COM – Promotor rock Indonesia, Log Zhelebour pernah rugi Rp 300 juta lebih dalam menelurkan tiga album Boomerang di era 90an. Ketiga album itu adalah Boomerang album 1, Disharmoni dan K.O.
Log Zhelebour pun saat album 1 Boomerang sudah memiliki firasat kala itu bahwa untuk mengorbitkan band yang digawangi oleh Roy Jeconiah, Ivan dan Henry ini memerlukan waktu lama antara empat sampai lima tahun baru jadi.
Tetapi setelah rilis album 1 Boomerang, Log Zheleobur meminta Roy dan kawan-kawan membuat album lagi dengan konsep titipan Log. Lahirlah album kedua yakni “K.0”, di album kedua ini lagu-lagu mereka lebih bagus dan Log melihat mereka sebagai musisi yang bisa mempunyai bakat besar untuk diorbitkan di industri musik Indonesia.
“Album kedua ini saya memiliki target walaupun tidak tinggi tapi diharapkan kelak bisa menjadi band besar, karena melihat performa mereka, bakat sebagai grup rock cukup mumpuni untuk diorbitkan. Album “K.O” banyak lagu hits dan di album ini juga mulai mengenalkan mereka pada konser-konser saya,” jelasnya.
Lanjutnya, promo tour album “K.O” mengajak Boomerang keliling menjelajah Jakarta, ada sekitar 15 kafe atau tempat hiburan di Jakarta. Alasan Log mengajak ke Jakarta karena di Surabaya Boomerang sudah punya nama.
“Buat saya band ini butuh proses panjang, band rock yang punya nilai tinggi,” imbuhnya
Dirinya punya keyakinan hal ini disebabkan karena Boomerang masih memanage dirinya sendiri, punya manager sendiri kelola sendiri dan Log hanya bertindak layaknya sebagai produser saja, mempromosikan dan membuat klip dan tetap membawa mereka keliling Jakarta.